Parkir Non-Tunai Surabaya Bikin Setoran Naik Signifikan

- Publisher

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kantung parkir di Jalan Tanjung Anom di sekitar kawasan Tunjungan. (Foto: dok bicarasurabaya.com)

i

Kondisi kantung parkir di Jalan Tanjung Anom di sekitar kawasan Tunjungan. (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicarasurabaya.com – Penerapan sistem parkir non-tunai di Surabaya mulai menunjukkan hasil. Pendapatan parkir di Jalan Tanjung Anom melonjak dari rata-rata Rp600 ribu menjadi Rp2,6 juta dalam satu malam setelah pembayaran digital diterapkan secara penuh dengan pengawasan petugas Dinas Perhubungan (Dishub).

Lonjakan pendapatan itu diungkap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebagai hasil evaluasi pengelolaan parkir yang dilakukan setelah inspeksi di sejumlah kawasan.

“Biasanya setoran parkir Sabtu malam sekitar Rp600 ribu. Kali ini mencapai Rp2,6 juta dalam satu malam,” kata Eri, Kamis (30/7/2026).

Evaluasi tersebut bermula dari sidak Eri di kawasan Manyar, Dharmahusada, dan Dharmawangsa pekan lalu. Saat itu, ia masih mendapati juru parkir menerima pembayaran secara tunai meski sistem non-tunai telah diterapkan.

Temuan itu langsung ditindaklanjuti. Eri meminta Dishub membenahi seluruh persoalan di lapangan, mulai dari kelengkapan atribut petugas hingga memastikan seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai. Ia juga meminta tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan penyimpangan, termasuk dugaan pungutan liar.

Tak hanya itu, Eri menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap personel Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem pengelolaan parkir berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp35 Ribu per Gram Jadi Rp 2,8 Juta per Gram

Sehari setelah evaluasi dilakukan, Eri kembali meninjau sejumlah titik parkir. Ia melihat perubahan cukup signifikan. Kendaraan tidak lagi memanfaatkan trotoar sebagai area parkir dan pembayaran non-tunai mulai diterapkan secara konsisten.

Di Jalan Tanjung Anom, juru parkir tetap diberdayakan. Namun, petugas Dishub ditempatkan di lokasi untuk memastikan seluruh transaksi dilakukan secara digital.

Keberhasilan uji coba tersebut akan menjadi model penerapan di titik parkir lain, seperti Blauran, Embong Malang, Manyar, Dharmahusada, hingga Dharmawangsa. Selama masa uji coba, seluruh pendapatan parkir akan direkap setiap hari sebagai bahan evaluasi sebelum pengelolaan dikembalikan kepada juru parkir dengan sistem pengawasan yang lebih ketat.

Baca Juga:  Persebaya Mulai Latihan Perdana, Bernardo Tavares Genjot Taktik dan Fisik

Eri juga meminta masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan parkir digital. Warga diminta melapor apabila menemukan juru parkir yang menolak pembayaran non-tunai atau masih memaksa transaksi tunai.

Menurutnya, sistem pembayaran digital menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan transparansi pengelolaan parkir sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor parkir. (BS/za)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB