Identitas Pelaku Pungli CFD Surabaya Sudah Teridentifikasi, Masih Diburu

- Publisher

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pedagang di CFD Darmo. (Foto: dok bicarasurabaya.com)

i

Ilustrasi pedagang di CFD Darmo. (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan identitas terduga pelaku pungutan liar (pungli) di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul telah teridentifikasi. Namun, hingga kini pelaku belum berhasil diamankan karena diduga terus berpindah-pindah lokasi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan aparat dari Polrestabes Surabaya bersama Tim Siber Polda Jawa Timur telah mendatangi rumah terduga pelaku. Bahkan, dalam dua hari terakhir petugas telah menemui anggota keluarganya untuk meminta agar yang bersangkutan segera memenuhi panggilan.

Baca Juga:  Kejati Telusuri Aliran Uang Pungli ESDM, Aktor Baru Terancam

“Dalam dua hari terakhir kami sudah menemui anaknya dan meminta agar yang bersangkutan segera memenuhi panggilan. Upaya pencarian masih terus dilakukan,” kata Eri, Jumat (24/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski pelaku belum tertangkap, Eri menegaskan proses hukum tetap berjalan. Menurutnya, nominal pungutan yang kecil tidak menghapus unsur pelanggaran hukum.

Ia juga memastikan uang hasil pungli harus dikembalikan dan pelaku tetap dimintai pertanggungjawaban. Jika perbuatan serupa kembali dilakukan, penegakan hukum akan dilakukan tanpa toleransi.

Baca Juga:  170 Pendaki Semeru Dievakuasi Imbas Kebakaran, Semua Dipastikan Aman

Selain itu, aparat masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik pungli tersebut. Hingga kini belum dapat dipastikan apakah aksi itu dilakukan seorang diri atau melibatkan kelompok.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, praktik pungli yang teridentifikasi baru ditemukan di kawasan CFD Taman Bungkul. Pemkot Surabaya bersama kepolisian memastikan pengusutan kasus akan terus berlanjut hingga pelaku berhasil diamankan. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB