UMKM Pacarkeling Didorong Bangun Identitas Merek di Tengah Persaingan Digital

- Publisher

Senin, 18 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama seusai pelatihan/dok.bicarasurabaya.com

i

Foto bersama seusai pelatihan/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Di tengah derasnya arus promosi media sosial dan meningkatnya persaingan di pasar daring, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga membangun identitas merek yang kuat agar mudah dikenali konsumen.

Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam program Sosialisasi Pengembangan UMKM Berbasis Digital yang digelar di RW 02 Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Kegiatan ini digagas oleh mahasiswa KKN Tematik SDGs Bela Negara Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur sebagai bentuk pendampingan kepada pelaku UMKM lokal.

Program tersebut tidak sekadar mengajarkan cara membuat logo atau mempercantik tampilan produk. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi pelaku usaha kecil untuk memahami pentingnya branding, komunikasi pemasaran, dan pemanfaatan media digital dalam memperluas jangkauan pasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Dosen Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jawa Timur, Sigit Andrianto, turut hadir dan terlibat dalam proses pendampingan. Kehadirannya memperkuat aspek komunikasi dalam kegiatan sosialisasi, terutama terkait pentingnya membangun citra usaha, narasi produk, serta strategi komunikasi digital yang sesuai dengan karakter UMKM.

Baca Juga:  Anak Jalanan Surabaya Merajut Harapan Baru Lewat Kerajinan Tangan

Sigit menilai, tantangan utama UMKM saat ini bukan hanya terletak pada kualitas produk, melainkan juga pada kemampuan mengomunikasikan nilai produk kepada publik.

“UMKM perlu memahami bahwa produk yang baik harus diikuti dengan cara komunikasi yang baik pula. Identitas merek, tampilan visual, pesan promosi, hingga konsistensi di media sosial menjadi bagian penting agar usaha kecil dapat bersaing di ruang digital,” ujar Sigit dalam kegiatan sosialisasi di Balai RW 02 Pacarkeling, belum lama ini.

Menurutnya, media sosial telah menjadi ruang strategis bagi UMKM untuk memperkenalkan produk secara lebih luas. Namun, penggunaan media sosial tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Pelaku usaha perlu memahami siapa konsumennya, bagaimana karakter produknya, serta pesan apa yang ingin disampaikan kepada publik.

“Branding bukan hanya soal logo. Branding adalah bagaimana sebuah usaha ingin diingat oleh konsumennya. Karena itu, pelaku UMKM perlu mulai membangun identitas yang jelas, sederhana, tetapi konsisten,” tambahnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Mohammad Syarrafah, mengatakan banyak UMKM lokal sebenarnya memiliki produk yang kompetitif, tetapi masih kalah bersaing karena belum mampu membangun citra usaha yang kuat di ruang digital.

Baca Juga:  Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

“Persoalan UMKM sekarang bukan hanya soal produksi, tetapi bagaimana mereka dikenali publik. Banyak produk bagus, tetapi tidak punya identitas visual, tidak punya strategi promosi digital, sehingga sulit berkembang,” kata Syarrafah.

Menurutnya, perubahan perilaku konsumen membuat branding menjadi kebutuhan mendasar bagi UMKM. Konsumen saat ini cenderung memilih produk yang memiliki tampilan profesional, mudah dikenali, dan aktif di media sosial.

Karena itu, kegiatan sosialisasi difokuskan pada penguatan branding dan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi usaha. Peserta mendapatkan materi mengenai strategi membangun nama produk, desain logo, penggunaan media sosial, hingga praktik langsung membuat identitas visual menggunakan aplikasi Canva.

Ketua Kelompok KKN 01, Achmad Rifqi Ariq Musyaffa, mengatakan pendekatan praktik dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan dasar yang bisa langsung diterapkan untuk usaha mereka.

“Kami melihat banyak pelaku UMKM sebenarnya ingin masuk ke pemasaran digital, tetapi bingung harus mulai dari mana. Karena itu, kami mencoba mendampingi dari hal paling dasar seperti membuat logo dan mengenalkan konsep branding,” ujarnya.

Baca Juga:  UPN Veteran Jatim Latih UMKM Kembangkan Konten Digital Produk “Emas Merah”

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi cara mempertemukan pelaku UMKM dengan generasi muda karang taruna agar muncul kolaborasi promosi digital berbasis komunitas. Menurutnya, anak muda memiliki kedekatan dengan media sosial sehingga dapat membantu pelaku UMKM dalam membuat konten, mengelola akun bisnis, dan memperluas promosi secara digital.

Dalam sesi pelatihan, peserta terlihat antusias mengikuti demonstrasi pembuatan logo dan diskusi pemasaran media sosial. Beberapa pelaku usaha mulai merancang akun Instagram bisnis, memperbaiki tampilan produk, hingga mencoba membuat identitas visual baru untuk kemasan mereka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik SDGs Bela Negara UPN “Veteran” Jawa Timur berharap UMKM Pacarkeling semakin siap beradaptasi dengan ekosistem digital. Penguatan identitas merek dinilai menjadi langkah awal agar produk lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang di tengah persaingan pasar online yang semakin ketat. (Penulis: Sigit Andrianto)

 

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB