Jalan Kali Tebu Selesai Diaspal, Pemkot Antisipasi Balap Liar

- Publisher

Senin, 11 Mei 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Diskominfo Surabaya

i

Foto: dok Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menuntaskan pengaspalan Jalan Kali Tebu. Setelah pengerjaan jalan selesai, pemkot kini menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung mulai dari penerangan jalan umum (PJU), taman, hingga pos pantau untuk mencegah balap liar dan parkir sembarangan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan penataan kawasan Jalan Kali Tebu akan dilakukan secara bertahap agar fungsi jalan tetap optimal sekaligus lebih nyaman bagi masyarakat.

“Kita buat tubing pembatas jalan sehingga nanti menjadi dua jalur. Di tengahnya juga akan dipasang lampu penerangan yang mengarah ke dua sisi jalan,” kata Eri saat meninjau proyek Jalan Kali Tebu, Senin (11/5/2026).

Selain penambahan pembatas jalan dan PJU, Pemkot Surabaya juga akan mempercantik kawasan bantaran sungai dengan taman dan penanaman pohon Tabebuya di sepanjang jalan.

Menurut Eri, penataan itu dilakukan agar kawasan Kali Tebu tidak hanya berfungsi sebagai akses jalan, tetapi juga menjadi ruang kota yang lebih tertata dan nyaman dipandang.

“Nanti kita tanami Tabebuya satu jenis semua supaya saat berbunga terlihat bagus. Di bawahnya juga ada tanaman penutup, tapi tetap disiapkan saluran agar tidak banjir,” ujarnya.

Baca Juga:  Karhutla Ijen Meluas, Api Kini Masuk Kawasan TWA Kawah Ijen

Pemkot juga akan memasang speed trap untuk mengantisipasi aksi balap liar maupun kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi di jalan baru tersebut.

Tak hanya itu, pos pantau sementara akan dibangun di beberapa titik untuk memantau aktivitas di kawasan Jalan Kali Tebu.

“Kita siapkan pos di satu sampai tiga titik supaya jalan ini tetap sesuai fungsinya dan tidak dipakai balap liar maupun parkir liar,” tegas Eri.

Selain penataan jalan dan taman, Pemkot Surabaya juga berencana membangun jembatan baru di kawasan tersebut. Rencana itu disebut sebagai tindak lanjut atas masukan warga saat proses pengerjaan berlangsung.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Bangkit di Awal 2026, Naik Rp 16.000 per Gram

Eri berharap masyarakat ikut menjaga kawasan yang telah ditata, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menggunakan badan jalan sebagai area parkir.

“Karena ini sudah difungsikan sebagai jalan, tolong dijaga bersama-sama,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Trio Wahyu Bowo memastikan pengawasan kawasan akan melibatkan Dishub, Satpol PP, kecamatan, hingga kelurahan.

Petugas disiagakan untuk mengantisipasi parkir liar dan aktivitas balap liar setelah Jalan Kali Tebu resmi digunakan masyarakat.(BS/za)

Berita Terkait

Polda Jatim Terjunkan Ditpamobvit dan Ditlantas ke MotoGP Mandalika
3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta
Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya
Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti
Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Polda Jatim Terjunkan Ditpamobvit dan Ditlantas ke MotoGP Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:07 WIB

3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti

Berita Terbaru

Foto: Ist

Bicara Jatim

3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:07 WIB

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:40 WIB

Foto: Persebaya.id

Bicara Sepakbola

Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:34 WIB

13 kepala dinas di lingkungan Pemkot Surabaya dimutasi atau diganti selama setahun. Salah satu alasan Wali Kota Eri menggantinya yakni tidak mencapai target pembangunan yang bersinergi.

Bicara Kota

Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:50 WIB