Lapor Cak Eri Dibuka, Wali Kota Pantau Langsung Keluhan Warga

- Publisher

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka kanal pengaduan baru bertajuk “Lapor Cak Eri” melalui WhatsApp. Lewat layanan ini, ia memantau langsung keluhan warga sekaligus menguji efektivitas sistem pelayanan di lingkungan Pemkot Surabaya.

Hotline tersebut dapat diakses melalui nomor 0811338884 dan hanya melayani pesan singkat.

Eri mengakui, pelayanan publik di Surabaya masih memiliki kekurangan. Karena itu, ia menilai partisipasi warga penting untuk mempercepat perbaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hotline ini saya pegang langsung untuk memastikan persoalan di tingkat RW tertangani,” kata Eri, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:  Modus KUR Fiktif BNI Jember: Warga Buta Huruf, Foto di Ladang Tersangka

Menurutnya, kanal ini bukan sekadar tempat aduan, tetapi juga alat evaluasi berbagai sistem yang sudah berjalan, seperti program pendampingan ASN, aplikasi Wargaku, hingga kanal pengaduan lain.

Eri menyebut, pengalaman membuka layanan “Wadul Warga” tiga tahun lalu menjadi dasar pengembangan sistem yang lebih terintegrasi saat ini. Salah satunya melalui program 1 ASN 1 RW.

Dengan skema itu, setiap wilayah memiliki pendamping yang bertugas memastikan persoalan warga tertangani dan memiliki target penyelesaian yang jelas.

“Kalau belum selesai, harus ada batas waktu penyelesaiannya,” tegasnya.

Baca Juga:  Wacana Pilkada oleh DPRD, Ini Sikap Eri Cahyadi

Ia menambahkan, melalui konsep Kampung Pancasila, berbagai persoalan di tingkat kampung—mulai dari stunting, fasilitas umum, hingga lansia terlantar—dapat dipantau lebih menyeluruh dan ditangani tepat sasaran.

Eri juga menegaskan, jika suatu persoalan membutuhkan keputusan kepala daerah, maka kebijakan akan segera diambil.

“Kalau butuh kebijakan, harus cepat diputuskan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain mempercepat layanan, hotline ini juga digunakan untuk mengukur kinerja birokrasi, terutama dalam hal kecepatan respons.

“Surabaya maju atau tidak, ditentukan dari seberapa cepat pemerintah menyelesaikan masalah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Data Jemaah Dibersihkan, Antrean Haji Kini Rata-rata 14 Tahun

Pemkot Surabaya menegaskan, hotline ini berbeda dengan layanan darurat Command Center (CC) 112. CC 112 tetap difokuskan pada kondisi gawat darurat seperti kebakaran atau kecelakaan, sementara “Lapor Cak Eri” menangani persoalan non-darurat.

Untuk aduan administratif seperti KTP atau infrastruktur ringan, penanganan bisa dilakukan langsung. Sedangkan untuk persoalan lintas kewenangan, seperti sengketa tanah, Pemkot berperan sebagai fasilitator dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional melalui forum kelurahan.

Melalui skema ini, Pemkot Surabaya berharap seluruh aduan warga dapat tertangani lebih cepat, terukur, dan transparan. (BS/za) 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB