Bicarasurabaya.com – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP 2026 di Surabaya berjalan lancar. Ujian yang digelar serentak secara nasional ini diikuti puluhan ribu siswa dengan pengawasan ketat untuk menjaga integritas.
Dinas Pendidikan Surabaya mencatat, TKA diikuti 33.352 siswa dari 321 sekolah. Untuk mendukung pelaksanaan, disiapkan 677 laboratorium komputer dan 1.118 pengawas ruang.
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah sekolah menunjukkan pelaksanaan ujian berlangsung kondusif. Ia juga meninjau langsung beberapa sekolah pada hari pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah hari pertama berjalan lancar. Kami pantau langsung di beberapa sekolah sejak pagi,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Berbeda dengan pola Ujian Nasional sebelumnya, pelaksanaan TKA menggunakan sistem sesi. Kegiatan belajar siswa lain tetap berjalan karena ujian hanya berlangsung di laboratorium komputer.
“Selama TKA, siswa tidak diliburkan. Jadi kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasa,” jelasnya.
Pengawasan menjadi perhatian utama. Sistem pengawasan silang diterapkan dengan melibatkan guru dari sekolah lain untuk meminimalkan potensi kecurangan.
Selain itu, peserta tidak diperbolehkan membawa barang pribadi ke ruang ujian. Tas dan telepon genggam harus dititipkan di ruang khusus sebelum masuk laboratorium.
“Pengawasnya lintas sekolah, dan atribut seperti tas serta handphone tidak boleh masuk ruang ujian,” tegasnya.
Pengaturan sesi juga dilengkapi jeda waktu untuk mencegah interaksi antar peserta. Langkah ini dilakukan guna menjaga objektivitas hasil ujian.
Di lapangan, pelaksanaan TKA di sekolah negeri maupun swasta terpantau tertib. Dukungan orang tua juga terlihat dengan kehadiran mereka mengantar dan memberi semangat kepada siswa.
Untuk mengantisipasi peserta yang berhalangan hadir, jadwal ujian susulan telah disiapkan. TKA utama berlangsung 6–16 April 2026, sedangkan susulan dijadwalkan pada 11–17 Mei 2026.
Hasil ujian secara nasional rencananya diumumkan pada 24 Mei 2026.
Dengan skala peserta yang besar dan sistem pengawasan berlapis, pelaksanaan TKA diharapkan mampu mencerminkan capaian akademik siswa secara lebih objektif.(BS/za)











