Kembalikan Fungsi Drainase, Lapak dan Kanopi di Manukan Ditertibkan

- Publisher

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengembalikan fungsi dan perawatan drainase, petugas Satpol PP Surabaya menertibkan lapak padagang di Manukan yang berada diatas drainase. (Foto: Satpol PP Surabaya/Ist)

i

Mengembalikan fungsi dan perawatan drainase, petugas Satpol PP Surabaya menertibkan lapak padagang di Manukan yang berada diatas drainase. (Foto: Satpol PP Surabaya/Ist)

Bicarasurabaya.com – Lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menutup saluran air di kawasan Manukan ditertibkan. Pembongkaran dilakukan untuk mengembalikan fungsi drainase agar aliran air kembali lancar.

Penertiban berlangsung di sepanjang Jalan Manukan Tama hingga Jalan Manukan Lor, Senin (30/3/2026). Petugas membongkar lapak semi permanen, gerobak, hingga material bekas yang berdiri di atas saluran.

Sejumlah kanopi kios yang menjorok ke atas drainase juga ikut ditertibkan karena menghambat aliran air.

Lurah Manukan Kulon, Heny Dwi Aliani, mengatakan langkah ini dilakukan setelah rangkaian sosialisasi dan peringatan kepada pedagang.

“Kami tertibkan karena menutup saluran. Tujuannya mengembalikan fungsi drainase,” ujarnya, Selasa (31/3).

Menurutnya, sosialisasi telah dilakukan sejak 2023 hingga awal 2026, termasuk pemberian surat peringatan dengan batas waktu pembongkaran mandiri. Namun, pelanggaran masih ditemukan.

Pedagang sempat meminta penundaan hingga setelah Idulfitri, tetapi tidak diikuti pembongkaran, sehingga penertiban dilakukan.

Baca Juga:  Rusunami Jadi Jawaban Kebutuhan Hunian Generasi Muda Surabaya

Dalam operasi tersebut, petugas juga menemukan meteran listrik pada bangunan di atas saluran yang akan ditindaklanjuti dengan pihak terkait.

Penertiban akan dilanjutkan secara berkala guna memastikan saluran air tetap berfungsi optimal dan mencegah potensi genangan di kawasan tersebut.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB