Bicarasurabaya.com – Jelang libur Lebaran 2026, ribuan warga Surabaya diperkirakan mudik ke kampung halaman. Di tengah meningkatnya mobilitas itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengingatkan warga untuk memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.
Kepala DPKP Surabaya, Laksita Rini Sevriani, memastikan seluruh personel Damkar tetap bersiaga selama masa libur Lebaran. Layanan pemadam kebakaran tetap beroperasi normal untuk mengantisipasi berbagai potensi kedaruratan.
“Petugas Damkar tetap siaga seperti biasa selama libur Lebaran. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat bisa menghubungi layanan 112 dan petugas akan langsung menuju lokasi,” kata Rini, Sabtu (14/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rini menegaskan, salah satu langkah penting sebelum mudik adalah memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Perangkat elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari sumber listrik.
Menurutnya, lampu yang tetap dinyalakan cukup lampu teras. Warga juga disarankan menggunakan lampu otomatis yang menyala saat malam hari untuk menjaga keamanan rumah yang kosong.
Selain listrik, warga diminta memastikan instalasi gas aman sebelum berangkat mudik. Tabung LPG sebaiknya dilepas untuk mencegah kebocoran gas yang dapat memicu kebakaran. Hal yang sama berlaku untuk jaringan gas rumah tangga yang sebaiknya dimatikan sementara.
Rini menyebut, dari evaluasi beberapa tahun terakhir, kebakaran saat musim mudik kerap terjadi akibat kelalaian penghuni rumah.
“Banyak kasus terjadi karena listrik tidak dimatikan atau tabung LPG masih terpasang saat rumah ditinggal. Dalam kondisi rumah kosong, gangguan seperti tikus juga bisa merusak instalasi listrik,” ujarnya.
Selain kebakaran, Damkar Surabaya juga tetap siap menangani berbagai kondisi darurat lainnya, termasuk evakuasi dan penyelamatan warga.
Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak bermain petasan secara sembarangan, terutama anak-anak. Selain berbahaya, petasan dapat memicu kebakaran jika digunakan tanpa pengawasan.
“Petasan yang dilempar sembarangan berbahaya karena arah jatuhnya tidak bisa diprediksi. Kembang api juga harus digunakan dengan hati-hati,” pungkas Rini.
Dengan memastikan instalasi listrik dan gas aman sebelum mudik, warga diharapkan bisa meninggalkan rumah dengan tenang dan merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa rasa khawatir. (BS/za)









