TNBTS Tutup Wisata Ranu Regulo hingga Waktu Belum Ditentukan

- Publisher

Senin, 9 Maret 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: dok/Istimewa)

i

Ilustrasi (Foto: dok/Istimewa)

Bicarasurabaya.com – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup kawasan wisata Ranu Regulo mulai Minggu (8/3/2026) hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi sepanjang Maret 2026.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan kebijakan tersebut diambil demi menjaga keselamatan pengunjung.

“Penutupan ini untuk mengantisipasi dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung,” kata Rudi di Malang, Senin (9/3/2026).

Kebijakan itu diumumkan melalui Surat Pengumuman Nomor PG.1/T.8/TU/KSA.02.01/B/03/2026 tertanggal 8 Maret 2026.

Penutupan kawasan wisata ini merupakan tindak lanjut dari peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur.

Cuaca ekstrem dipicu oleh aktifnya angin monsun Asia serta gangguan atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur. Kondisi tersebut diperparah dengan suhu muka laut yang menghangat di wilayah Selat Madura serta atmosfer yang labil.

Baca Juga:  Persebaya Tekuk Semen Padang 1-0, Bruno Moreira Jadi Penentu Kemenangan

Situasi itu berpotensi memicu hujan deras yang dapat menyebabkan bencana seperti tanah longsor, pohon tumbang, dan angin kencang.

Berdasarkan data TNBTS, terdapat 156 wisatawan yang telah memesan tiket kunjungan ke Ranu Regulo melalui laman bromotenggersemeru.id untuk periode 8–31 Maret 2026. Seluruhnya merupakan wisatawan domestik.

TNBTS memastikan pengunjung yang telah memesan tiket dapat melakukan penjadwalan ulang kunjungan.

“Mekanisme reschedule akan kami sampaikan menjelang kepastian objek wisata dibuka kembali,” kata Rudi.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15 Ribu, Jadi Rp2,59 Juta per Gram

Penutupan sementara ini diharapkan dapat meminimalkan risiko bagi wisatawan hingga kondisi cuaca kembali dinyatakan aman.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB