Bicarasurabaya.com – Persebaya Surabaya berambisi menghentikan catatan buruk saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Sabtu malam.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya sudah cukup lama kesulitan meraih kemenangan di Samarinda. Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Bajol Ijo terakhir kali menang di kandang Borneo FC pada 23 Juni 2019.
“Terakhir kali Persebaya menang di Samarinda pada 23 Juni 2019, hampir tujuh tahun lalu. Itu waktu yang sangat lama. Artinya Borneo sangat kuat ketika bermain di kandang,” kata Tavares dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (7/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada laga tersebut, Persebaya menang tipis 2-1. Kemenangan itu menjadi satu-satunya hasil positif yang diraih Bajol Ijo dalam beberapa tahun terakhir saat bertandang ke Segiri.
Tavares menilai Borneo FC merupakan salah satu tim kuat di kompetisi musim ini. Menurutnya, kekuatan Pesut Etam terlihat dari konsistensi permainan serta kemampuan meraih hasil positif, termasuk saat bermain tandang.
Ia pun meminta para pemain Persebaya tampil disiplin dan fokus sepanjang pertandingan jika ingin membawa pulang hasil maksimal dari Samarinda.
“Kami tahu Borneo adalah tim yang kuat. Yang terpenting bagi kami adalah bermain sebagai tim dengan sikap yang baik dan tetap fokus selama 90 menit,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Persebaya berharap mampu memutus tren negatif di Segiri sekaligus meraih hasil penting dalam lanjutan kompetisi musim ini.(BS/za)











