Bicarasurabaya.com – Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Pahlawan pada Selasa (17/2/2026) berlangsung di bawah guyuran hujan ringan. Sejak pagi, hampir seluruh wilayah Surabaya diguyur gerimis tipis saat warga merayakan pergantian tahun dalam kalender Tionghoa.
Meski cuaca mendung menyelimuti kota, aktivitas perayaan tetap berjalan. Sejumlah warga justru menganggap hujan sebagai pertanda baik dan membawa keberkahan di awal tahun baru.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara di Surabaya hari ini berkisar 24–32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 74–95 persen. Kondisi tersebut membuat udara terasa lembap namun relatif sejuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hujan ringan yang turun sejak pagi juga membuat beberapa sudut kota tampak berkabut tipis. Namun, kondisi itu diperkirakan tidak mengganggu rangkaian tradisi maupun perayaan keluarga yang digelar di berbagai kawasan.
Sebelumnya, BMKG juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur hingga 20 Februari 2026. Warga diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. (BS/za)











