Inflasi Pangan Dijaga, Surabaya Panen Cabai Rawit Varietas Ori

- Publisher

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menggenjot panen cabai rawit lokal untuk menekan potensi lonjakan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini ditempuh saat harga cabai di pasaran mulai merangkak naik.

Panen dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya bersama Kelompok Tani (Poktan) Sendang Biru. Komoditas ini menjadi salah satu fokus pengendalian inflasi karena kerap mengalami kenaikan signifikan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kepala DKPP Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, cabai yang dipanen merupakan hasil tanam sejak Oktober 2025. Penanaman itu memang disiapkan untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang bulan puasa.

Saat ini, harga cabai di pasar berkisar Rp70.000 hingga Rp85.000 per kilogram. Menurut Antiek, suplai dari kelompok tani lokal diharapkan mampu mengurangi tekanan permintaan di pasar.

Panen kali ini merupakan panen ketujuh Poktan Sendang Biru dengan sekitar 1.300 pohon cabai varietas Ori. Varietas tersebut dikenal memiliki kualitas baik dan harga relatif tinggi di pasaran.

Selain mengandalkan produksi kelompok tani, Pemkot Surabaya juga mendorong gerakan “Satu Rumah Dua Pohon” yang terintegrasi dengan program Kampung Pancasila. Warga diajak menanam minimal dua pohon cabai di rumah.

“Kalau tiap rumah tanam dua pohon, saat harga naik warga tidak perlu beli ke pasar. Ini membantu stabilisasi dari sisi permintaan,” ujar Antiek dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga:  Lapor Cak Eri Dibuka, Wali Kota Pantau Langsung Keluhan Warga

Tak hanya cabai, Pemkot bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga mengantisipasi kenaikan harga telur dan daging ayam. Intervensi dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, serta pengawasan stok bersama kementerian terkait.

Di sisi produksi, pengendalian hama tikus juga dilakukan secara terpadu bersama UPT Proteksi Tanaman Pemprov Jawa Timur untuk menjaga produktivitas lahan.

Antiek memastikan, berdasarkan pemantauan, stok pangan di Surabaya dalam kondisi aman menjelang Ramadan. Ia mengimbau masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Baca Juga:  Warga Surabaya Kini Bisa Bayar PKB dan PBB Saat CFD

Sementara itu, Suprapto (67), anggota Poktan Sendang Biru, mengaku rutin memanen cabai setiap lima hari sekali dengan hasil 6–8 kilogram per panen. Di tengah harga pasar yang menyentuh Rp85.000 per kilogram, ia menjual hasil panennya Rp70.000 per kilogram kepada warga sekitar.

“Banyak yang sudah pesan. Saya jual lebih murah untuk bantu tetangga,” ujarnya.

Meski sempat menghadapi kendala virus kuning, ia menyebut dukungan bibit dari Pemkot membantu menjaga keberlanjutan produksi.

Dengan kombinasi panen lokal, intervensi pasar, dan partisipasi warga, Pemkot Surabaya berharap gejolak harga cabai selama Ramadan dan Idulfitri dapat terkendali. (BS/za) 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB