Hujan Deras Picu Banjir di Tulungagung, Ratusan Rumah Sempat Terendam

- Publisher

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras mengakibatkan banjir di Tulungagung. (Foto: Dok BPBD Tulungagung)

i

Hujan deras mengakibatkan banjir di Tulungagung. (Foto: Dok BPBD Tulungagung)

Bicarasurabaya.com – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (30/1) malam, memicu banjir di sejumlah wilayah. Ratusan rumah warga sempat terendam, sementara beberapa ruas jalan dilaporkan macet total akibat genangan air.

Banjir terjadi di beberapa kecamatan, antara lain Kalidawir, Besole, dan Campurdarat. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung memastikan sebagian besar genangan telah surut pada Sabtu pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji, mengatakan hujan lebat yang berlangsung cukup lama menjadi penyebab utama banjir. Curah hujan tinggi tercatat terjadi sejak pukul 18.00 WIB hingga sekitar 22.00 WIB.

Debit air saluran di sekitar permukiman meningkat dan meluap ke rumah warga serta jalan lingkungan. Ketinggian genangan bervariasi, tergantung kondisi drainase dan kontur wilayah terdampak.

“Air sempat masuk ke rumah warga di Desa Besole dan sekitarnya. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan berat,” ujar Sudarmaji dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan genangan air mulai berangsur surut seiring meredanya intensitas hujan. Aktivitas warga perlahan kembali normal, meski sebagian masih melakukan pembersihan lumpur dan material sisa banjir.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Melonjak hingga 60 Persen, Pakar: Ini Sinyal Kecemasan Global

BPBD bersama pemerintah desa dan unsur terkait terus melakukan pendataan dampak serta pemantauan lanjutan sebagai langkah awal penanganan pascabencana.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan masih berpotensi tinggi di wilayah Tulungagung dalam beberapa hari ke depan. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB