Flyover Taman Pelangi Surabaya Mulai Dibangun 2026, Kampung Tengah Diratakan

- Publisher

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung di utara Taman Pelangi yang akan digunakan untuk flyover/dok.bicarasurabaya.com

i

Kampung di utara Taman Pelangi yang akan digunakan untuk flyover/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Pembangunan flyover Taman Pelangi ditargetkan mulai dikerjakan pada triwulan I atau maksimal triwulan II 2026. Proyek ini disiapkan untuk mengurai kemacetan kronis di simpul Jalan Ahmad Yani, salah satu titik terpadat di Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan seluruh bangunan di Kampung Tengah, yang berada di tengah Jalan Ahmad Yani, telah menyelesaikan proses konsinyasi dan menerima ganti rugi. Pembongkaran ditargetkan tuntas dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,623 Juta

“Semua bangunan sudah konsinyasi dan menerima uang. Hari ini kita tuntaskan perobohan seluruh bangunan rumah,” kata Eri saat meninjau lokasi, Kamis (15/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah pembongkaran rampung, Pemkot Surabaya akan melaporkan progres ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memulai survei lanjutan hingga proses pengerjaan fisik. Proyek flyover direncanakan berlangsung hingga 2027.

Flyover Taman Pelangi dirancang memiliki dua setengah lajur dengan estimasi anggaran sekitar Rp400 miliar, yang seluruhnya dikerjakan oleh Kementerian PU. Desain awal telah dibahas sejak tahun lalu dan kini masuk tahap perencanaan serta pelelangan.

Baca Juga:  Persebaya Tekuk Persis Solo di GBT, Eduardo: Kami Lebih Kompak di Babak Kedua

“Harapannya, akhir triwulan pertama atau triwulan kedua sudah mulai ada proses pembangunan overpass, sehingga kemacetan di simpul ini bisa berkurang,” ujar Eri.

Pemkot menilai percepatan pembongkaran menjadi kunci agar pembangunan flyover segera dimulai. Proyek ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di salah satu titik paling padat di Surabaya Selatan.

“Yang terpenting, pembangunan di titik ini bisa segera dilakukan agar kemacetan paling parah di sini bisa terselesaikan,” pungkas Eri.(BS/za)

Berita Terkait

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB