472 Tersangka Curanmor dan 940 Kasus Narkoba Diungkap Polrestabes Surabaya

- Publisher

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa/dok Polrestabes Surabaya

i

Foto: Istimewa/dok Polrestabes Surabaya

Bicarasurabaya.com – Polrestabes Surabaya menetapkan ribuan tersangka dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan narkotika sepanjang 2025. Penanganan dua kejahatan ini menjadi prioritas aparat kepolisian karena berdampak langsung pada keamanan warga.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, dinamika kriminalitas di Kota Surabaya selama 2025 tergolong fluktuatif. Meski demikian, polisi merespons setiap laporan dengan langkah penindakan terukur.

“Sepanjang 2025, tercatat sekitar 600 laporan curanmor. Dari jumlah itu, 472 orang telah kami tangkap dan tetapkan sebagai tersangka, sebagian besar merupakan residivis,” kata Luthfie, Jumat (2/1/2026).

Selain kasus curanmor, Polrestabes Surabaya juga mengungkap 724 kasus narkotika dengan total 940 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti dalam jumlah besar.

Barang bukti yang diamankan antara lain 93,9 kilogram sabu-sabu, puluhan ribu pil ekstasi, 7,7 kilogram ganja, serta ratusan ribu butir obat-obatan terlarang yang dinilai berpotensi merusak generasi muda.

Di bidang lalu lintas, Polrestabes Surabaya mencatat peningkatan kecelakaan sebesar 18 persen sepanjang 2025, dengan total 1.762 kejadian. Selain itu, polisi juga menindak 1.521 pelanggaran lalu lintas.

Baca Juga:  Khofifah Hadiri Haul Sunan Ampel, Ajak Teladani Akhlak dan 'Moh Limo'

Untuk memastikan penegakan hukum berjalan transparan, kepolisian mengoptimalkan sistem tilang elektronik guna menutup celah transaksi tunai di lapangan.

“Kami pastikan seluruh proses penindakan lalu lintas berjalan sesuai koridor hukum dan bebas dari praktik pungutan liar,” ujar Luthfie.

Polrestabes Surabaya menegaskan komitmennya memperkuat penegakan hukum dan pelayanan publik demi menciptakan rasa aman serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB