Sepanjang 2025 Surabaya Fokus Bangun Rumah Pompa dan Drainase, Titik Banjir Turun Jadi 38

- Publisher

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Dok Humas Pemkot

i

Foto; Dok Humas Pemkot

Bicarasurabaya.com – Perbaikan jalan dan pengendalian banjir sebagai prioritas utama Kota Surabaya sepanjang 2025. Hasilnya, jumlah titik genangan di kota ini berhasil ditekan hingga tersisa 38 lokasi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar sejalan dengan RPJMD Surabaya 2021–2026 dan dilakukan melalui sinergi Pemkot bersama DPRD.

“Dengan anggaran yang ada, titik banjir bisa terus berkurang. Harapannya, masyarakat makin merasakan kehadiran pemerintah,” kata Eri, Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang 2025, Pemkot Surabaya membangun lima rumah pompa, saluran drainase di 233 titik, serta melakukan pengaspalan jalan di 24 lokasi dengan total panjang mencapai 10,28 kilometer.

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Pastikan Tersangka Kasus Pesta Seks Sesama Jenis Bukan ASN, tapi P3K Bagian Umum

Lima rumah pompa baru tersebut masing-masing berkapasitas 3,5 meter kubik per detik dan tersebar di kawasan Gayungan, Jambangan, Wonocolo, Gunung Anyar, hingga Margorejo. Menurut Eri, rumah pompa menjadi kunci percepatan surutnya genangan.

“Kalau hanya mengandalkan gravitasi, air lama surut. Karena itu rumah pompa menjadi solusi,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot juga membangun dan memperbaiki saluran drainase sepanjang 56,36 kilometer di berbagai kawasan rawan genangan, termasuk Karah, Pagesangan, Sambikerep, Gayungsari, Tambak Wedi, hingga Jemursari. Perbaikan tersebut berkontribusi langsung pada penurunan titik genangan di Surabaya.

Pemkot turut mempercepat pengerjaan proyek drainase di kawasan langganan banjir agar rampung sebelum puncak musim hujan Januari–Februari 2026. Salah satunya di Pakal, yang kini dinilai lebih aman setelah sistem drainase dibenahi. Tahun depan, pembangunan drainase akan difokuskan di Sukomanunggal.

Baca Juga:  Emas Antam Bangkit, Harga Kembali Tembus Rp 2,635 Juta

Eri juga meminta dukungan warga, termasuk memastikan bangunan tidak menutup saluran air. “Masih ada saluran yang tertutup bangunan. Ini perlu kesadaran bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya Syamsul Hariadi menyebut, sepanjang 2025 ratusan proyek saluran air dikerjakan, baik pembangunan baru maupun pelebaran saluran lama.

“Saluran lama yang dulu pakai batu kali kini diganti box culvert agar kapasitasnya lebih besar,” jelas Syamsul.

Baca Juga:  Ini Mimpi Risma yang Ingin Ditinggalkan Setelah Selesai Jadi Wali Kota Surabaya

Saat ini Surabaya memiliki 81 rumah pompa, dengan lima unit dibangun pada 2025. Pemkot juga menyiagakan petugas dan satgas kebersihan selama 24 jam untuk mengantisipasi sampah yang menyumbat saluran air.

Dari sisi legislatif, Wakil Ketua DPRD Surabaya Fathoni menilai pengendalian banjir masih menjadi pekerjaan jangka menengah. Meski begitu, ia mengapresiasi hasil yang mulai dirasakan warga.

“Di beberapa kawasan yang dulu langganan banjir, sekarang sudah tidak lagi. Program ini terbukti efektif meski belum sepenuhnya tuntas,” ujarnya.

DPRD dan Pemkot pun menyiapkan skema pembiayaan berkelanjutan agar proyek infrastruktur jalan dan pengendalian banjir dapat dituntaskan hingga 2027–2028. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB