Dari Edible Plastic hingga Ecobricks, Warga Siwalankerto Berinovasi

- Publisher

Rabu, 26 November 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pengelupasan Edible Plastic yang sudah kering. (Foto: Ist-PCU/BS)

i

Proses pengelupasan Edible Plastic yang sudah kering. (Foto: Ist-PCU/BS)

Bicarasurabaya.com – Sampah plastik masih menjadi persoalan serius di tengah minimnya kebiasaan daur ulang. Kantong plastik membutuhkan waktu hingga ribuan tahun untuk terurai, sementara botol plastik bisa bertahan 450 tahun di lingkungan.

Kondisi ini mendorong berbagai pihak mencari alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan, termasuk edible plastic atau plastik yang dapat terurai dan aman dikonsumsi.

Upaya edukasi itu dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Petra Christian University (PCU) melalui program Kampung Binaan Mahasiswa (KBM) IX. Mereka mengajak warga Kelurahan Siwalankerto membuat edible plastic lewat workshop yang digelar pada Sabtu, 22 November 2025, di kantor kelurahan setempat. Kegiatan ini dipandu dua dosen Food Technology PCU, Dr. Renny Indrawati dan Yosinta Christie Setiabudi.

Edible Plastic yang berisi Energen siap diseduh dengan segelas air panas. (Foto: Ist-PCU/BS)

Total 43 kelompok mahasiswa terlibat, masing-masing ditemani satu warga untuk mengikuti praktik langsung.

Ketua panitia, Marcell Nathaniel Julian, menjelaskan bahwa warga dan mahasiswa belajar membuat edible plastic dari bahan sederhana seperti tepung tapioka, gliserol, dan air.

“Prosesnya sederhana, dipanaskan hingga membentuk lembaran plastik yang bisa terurai dan bahkan aman dikonsumsi,” kata Marcell dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (26/11/2025).

Peserta juga mencoba menggunakannya untuk menyeduh teh, kopi, dan gula sebagai simulasi penggunaan sehari-hari.

Baca Juga:  Diduga Hilang Kendali, Avanza Tercebur ke Sungai di Surabaya

Selain memperkenalkan edible plastic, KBM IX juga menggelar kegiatan lanjutan berupa pembuatan ecobricks pada Minggu, 23 November 2025.

Sebanyak 33 tim mahasiswa mengisi botol plastik bekas dengan sampah plastik hingga padat, lalu menyusunnya menjadi pot tanam untuk bibit cabai. Ecobricks itu kemudian diberikan kepada warga Gang Pisang, kawasan permukiman padat di Siwalankerto yang memiliki ruang terbuka hijau terbatas.

Menurut Marcell, kegiatan ini bukan hanya memberi keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga terkait pengelolaan sampah dan penghijauan lingkungan.
“Kami berharap warga bisa meneruskan praktik pembuatan edible plastic dan ecobricks dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB