Pengawasan Eks Dollly dan Moroseneng Diperketat Pasca Temuan Praktek Prostitusi Terselubung

- Publisher

Sabtu, 22 November 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas amankan praktek prostitusi di eks lokalisasi Dolly. (Foto: Istimewa/BS)

i

Petugas amankan praktek prostitusi di eks lokalisasi Dolly. (Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi minta untuk melakukan pengawasanan ketat di rumah kos sekitar dua eks lokalisasi, dolly dan moroseneng. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi munculnya kembali praktik prostitusi terselubung, menyusul penindakan petugas dari Polrestabes yang menemukan praktek prostitusi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa kasus yang ditindak bukan terjadi di area inti eks lokalisasi, melainkan di rumah kos sekitar. Ia memastikan kawasan Dolly kini telah berkembang menjadi pusat aktivitas usaha.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Kini Rp 2,602 Juta per Gram

“Dolly-nya clear, aman, karena sudah ada sentra usaha seperti sentra sepatu. Ini adanya di kos-kosan,” ujar Eri, Sabtu (22/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebagian besar pelaku prostitusi yang terjaring bukan warga Surabaya. Pemkot akan memulangkan mereka setelah menjalani pembinaan di shelter kota.

“Kalau warga Surabaya akan kami bina, tapi kalau bukan, kami koordinasikan dengan daerah asal,” katanya.

Untuk mencegah potensi praktik serupa, Pemkot bersama DPRD tengah merumuskan Perda Rumah Kos. Aturan itu akan memperketat sistem kos di permukiman, termasuk pelarangan kos campur laki-laki dan perempuan.

Baca Juga:  Seniman Surabaya Soroti DKS, Dinilai Tak Lagi Jadi Ruang Berkarya

“Kalau campur, anak-anak bisa meniru. Jadi kos laki-laki harus laki-laki semua, perempuan ya perempuan semua,” tegasnya.

Eri juga meminta warga turut menjaga lingkungannya dengan selektif menerima penyewa dan melaporkan aktivitas mencurigakan.

“Kami minta warga aktif menjaga kampungnya dan segera lapor kalau ada gelagat mencurigakan,” ujarnya.

Selain memperkuat pengawasan, Pemkot juga mengevaluasi aktivitas UMKM dan wisata edukasi di kawasan eks Dolly agar kembali hidup. Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan diminta meninjau seluruh SWK dan sentra UMKM agar komoditas dagangan lebih sesuai kebutuhan pasar.

Baca Juga:  Khofifah Kucurkan Rp8 Miliar Bonus Atlet SEA Games, Jatim Sumbang 34 Emas

“Kalau tempatnya sepi, maka jenis dagangan harus disesuaikan,” kata Eri.

Untuk wisata edukasi, program akan digerakkan bersama Karang Taruna dan komunitas pemuda setempat. Pemkot menyiapkan alokasi anggaran Rp5 juta per wilayah pada 2026 untuk menghidupkan kembali kegiatan tersebut.

“Kita ingin pemuda yang menggerakkan agar mereka ikut memiliki dan menjaga,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB