Bicarasurabaya.com — Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), para dosen Ekonomi Pembangunan menyelenggarakan webinar bertajuk “Guru Cerdas Financial: Literasi Manajemen Keuangan” yang digelar secara daring melalui Zoom beberapa waktu lalu.
Webinar tersebut diikuti oleh ratusan guru dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan para pendidik terhadap pemahaman keuangan yang lebih baik, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini.
Kegiatan ini menghadirkan lima dosen Ekonomi Pembangunan sebagai narasumber utama, yakni Riko Setya Wijaya, S.E., M.M. (Koordinator Prodi), Kiky Asmara, S.E., M.M. (Kepala Laboratorium Prodi), Dr. Eunike Rose Lukiani, S.Pd., M.Pd., Noer Aida Triandini, S.Si., M.M., M.Sc., dan Ni Putu Rekha Puspita, S.E., M.Si. Para dosen ini aktif dalam sejumlah agenda PkM yang berfokus pada penyebaran pengetahuan ekonomi dan literasi finansial bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sesi pemaparan, para narasumber menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki guru di era modern. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan anggaran rumah tangga, perencanaan keuangan keluarga, strategi pengendalian utang, hingga pengenalan instrumen investasi untuk pemula.
“Guru adalah pilar pendidikan. Ketika guru memiliki kecerdasan finansial, dampaknya meluas tidak hanya pada keluarga mereka, tetapi juga pada lingkungan sekolah,” ujar Riko Setya Wijaya dalam pemaparannya.
Para peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan keuangan yang mereka hadapi, mulai dari manajemen pendapatan, kebutuhan rumah tangga, hingga perencanaan jangka panjang. Para dosen memberikan tips praktis yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari para pendidik.
Kiky Asmara menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud konsistensi UPN Veteran Jawa Timur dalam membuka akses edukasi ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. “Literasi keuangan yang kuat akan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga guru. Ini bagian dari kontribusi kami sebagai dosen Ekonomi Pembangunan untuk membantu masyarakat menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompleks,” ujarnya.
Melalui webinar ini, UPN Veteran Jatim berharap dapat memperkuat kapasitas finansial para guru di Jawa Timur sekaligus memperluas dampak sosial dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi dosen Ekonomi Pembangunan dalam menghadirkan edukasi finansial yang aplikatif, inklusif, dan berkelanjutan. (Penulis: Noer Aida Triandini)









