Bicarasurabaya.com – Literasi media menjadi salah satu bekal penting dalam menghadapi arus informasi di era digital. Untuk memperkuat keterampilan literasi dan penulisan di kalangan generasi muda, dua dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Mohammad Syarrafah dan Sigit Andrianto, bersama mahasiswanya mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Ngaji Jurnalistik di Asrama Bibit Unggul, UPTD Kampung Anak Negeri, Surabaya, Sabtu, (22/02/2025).
Pelatihan itu diikuti oleh para penghuni Asrama Bibit Unggul yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Surabaya. Dengan suasana belajar yang santai namun serius, kegiatan ini menghadirkan pembelajaran jurnalistik dengan pendekatan dialogis dan praktik langsung.
Materi yang disampaikan meliputi pengantar dunia jurnalistik, mengenal struktur dan unsur berita, hingga teknik dasar penulisan berita yang baik dan benar. Para peserta diajak mengenali apa yang dimaksud dengan news value, bagaimana menyusun lead yang menarik, serta membangun paragraf berita yang informatif dan faktual.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu pemateri, Mohammad Syarrafah, menjelaskan bahwa literasi media menjadi keterampilan yang semakin penting untuk dimiliki, terlebih bagi remaja yang sangat aktif menggunakan media sosial. “Kemampuan membedakan fakta dan opini, serta memahami bagaimana berita dibentuk, dapat melindungi anak-anak muda dari hoaks dan misinformasi. Ngaji jurnalistik ini kami kemas sebagai sarana belajar yang ringan, tapi tetap memberi dampak,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menggugah minat peserta dalam dunia kepenulisan dan jurnalistik. Bagi dia, siapa pun bisa menjadi pewarta yang baik, asal punya integritas dan memahami dasar-dasar penulisan berita. “Ini langkah kecil, tapi sangat penting untuk masa depan komunikasi publik yang lebih sehat,” jelasnya.
Kepala UPTD Kampung Anak Negeri, Eva Rahmawati, S.Psi., M.Si, menyambut baik kegiatan ini. Ia mengapresiasi inisiatif para dosen UPN Veteran Jatim yang telah hadir dan berbagi ilmu secara langsung dengan para penghuni asrama. “Anak-anak di Asrama Bibit Unggul adalah generasi masa depan yang perlu didampingi dan dibekali keterampilan yang relevan. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membangun kepercayaan diri mereka. Kami sangat terbantu dengan kehadiran para akademisi yang peduli,” ungkap Eva.
Ia berharap, dengan diselenggarakannya Ngaji Jurnalistik ini, para mahasiswa Bibit Unggul bisa terinspirasi untuk menulis, berpikir kritis, dan menjadi bagian dari masyarakat yang melek media. Yang paling penting juga mereka aktif berkontribusi dalam menangkal penyebaran missinformasi yang kian marak di tengah-tengah masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama sesi berlangsung. Banyak peserta aktif bertanya dan mencoba membuat berita sederhana berdasarkan pengalaman mereka sehari-hari di asrama. Di akhir sesi, beberapa hasil tulisan peserta dibacakan dan mendapatkan umpan balik dari para narasumber. (Penulis: Mohammad Syarrafah)









