Bicarasurabaya.com – Kota Surabaya diperkirakan diguyur hujan ringan sepanjang Selasa (4/11/2025). Langit yang biasanya cerah kini tertutup mendung, menghadirkan kesejukan di tengah aktivitas warga kota. Meski menenangkan, kondisi ini juga menjadi pengingat agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur.
Berdasarkan prakiraan BMKG, suhu udara di Surabaya hari ini berkisar antara 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 63–99 persen. Udara lembap ini membuat cuaca terasa gerah di siang hari, sehingga warga disarankan menyesuaikan aktivitas luar ruangan dan menyiapkan perlindungan dari hujan.
Hujan ringan diprediksi merata di hampir seluruh wilayah kota. Jalanan yang basah berpotensi licin, terutama di persimpangan padat kendaraan. Pengendara dan pejalan kaki diimbau lebih berhati-hati agar terhindar dari kecelakaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada pagi hari, suhu relatif sejuk di kisaran 24–26°C dengan hujan ringan yang cocok untuk aktivitas dalam ruangan. Menjelang siang, suhu meningkat hingga 32°C dengan udara yang terasa lembap. Hujan diperkirakan masih berlangsung ringan, namun disarankan tetap membawa payung atau jas hujan.
Menjelang sore hingga petang, potensi hujan meningkat dan dapat berubah menjadi hujan sedang di beberapa kawasan pinggiran kota. Sementara malam hari, intensitas hujan menurun, suhu kembali ke 26–28°C, dan udara tetap lembap. Ventilasi udara di dalam rumah perlu dijaga agar tetap nyaman.
Cuaca Ekstrem di Jatim
BMKG juga memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Jawa Timur, baik di perkotaan maupun pedesaan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan air, banjir lokal, dan angin kencang terutama di wilayah pesisir dan perbukitan.
Warga diimbau menghindari aktivitas di area terbuka saat hujan deras disertai petir, menyimpan barang berharga di tempat aman dari air, serta rutin memeriksa saluran air dan drainase di sekitar rumah.
Cuaca sejuk di Surabaya hari ini memang membawa ketenangan, namun kewaspadaan tetap menjadi kunci agar kenyamanan tidak berubah menjadi kerugian saat hujan turun lebih deras dari perkiraan. (BS/za)











