Pasca Pesta Seks Sesama Jenis, PHRI-Pemkot Perkuat Koordinasi dan Perketat Pengawasan Hotel

- Publisher

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri Cahyadi bersama PHRI Surabaya sepakat perketat dan koordinasi dalam pengawasan Hotel. (Foto: Humas/BS)

i

Wali Kota Eri Cahyadi bersama PHRI Surabaya sepakat perketat dan koordinasi dalam pengawasan Hotel. (Foto: Humas/BS)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya bersama pelaku industri perhotelan sepakat memperketat pengawasan di seluruh hotel Kota Pahlawan. Kesepakatan ini muncul usai terungkapnya dugaan pesta seks sesama jenis di salah satu hotel Surabaya yang menuai perhatian publik.

Langkah itu disampaikan dalam pertemuan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan para General Manager hotel anggota PHRI Surabaya, di Graha Sawunggaling, Balai Kota Surabaya, Jumat (24/10/2025) malam.

Eri menegaskan, kerja sama antara pemerintah dan pelaku industri perhotelan sangat penting untuk menjaga citra serta moralitas Kota Pahlawan.

“Surabaya ini kota yang dibangun dengan nilai agama dan moral. Jangan sampai tercoreng oleh aktivitas yang bertentangan dengan itu,” tegas Eri.

Ia mengingatkan bahwa sektor perhotelan merupakan tulang punggung ekonomi Surabaya. Karena itu, pelaku industri jasa juga harus ikut menjaga kondusivitas kota.

“Kita tidak bisa menjaga kota ini sendirian. Pertumbuhan ekonomi Surabaya bertumpu pada sektor jasa, termasuk hotel. Maka semua harus berkomitmen agar kejadian seperti itu tidak terulang,” ujarnya.

Eri menyebut para pengelola hotel telah berkomitmen memperkuat pengawasan dan menerapkan sistem deteksi dini terhadap aktivitas mencurigakan. Pemkot juga akan bekerja sama dengan kepolisian dan lembaga terkait untuk pelatihan keamanan di lingkungan hotel.

Baca Juga:  Badai Cedera Tak Halangi Persebaya Kalahkan Bali United

“Kalau ada aktivitas yang mencurigakan, misalnya banyak orang keluar masuk kamar, segera lapor ke Polrestabes atau Call 112. Kita akan bergerak bersama,” kata Eri.

Selain menjaga ketertiban, langkah ini juga diharapkan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Hotel harus tetap hidup, tapi jangan sampai dijadikan tempat maksiat. Ini tentang menjaga citra kota sekaligus kepercayaan wisatawan,” tambahnya.

Ketua Harian PHRI Koordinator Wilayah Surabaya, Firman Sudi Permana, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemkot. Ia menegaskan bahwa PHRI akan segera mengeluarkan surat edaran kepada seluruh hotel anggota untuk memperketat sistem keamanan dan koordinasi dengan aparat.

Baca Juga:  Khofifah Kagum Kendaraan Listrik Buatan Siswa SMK Jawa Timur

“Dampaknya bukan hanya pada pariwisata, tapi juga pada citra dan kepercayaan publik terhadap Surabaya. Kami akan memperkuat pengawasan dari resepsionis hingga keamanan,” jelas Firman.

Ia juga memastikan pelatihan bersama antara PHRI, Pemkot, dan kepolisian akan segera dilakukan.

“Paling lambat dalam seminggu kami evaluasi dan adakan pelatihan sesuai hasil investigasi,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB