Surabaya Siap Jalankan Bahasa Inggris Sebagai Mapel Wajib, Persiapan Dimulai dari PAUD

- Publisher

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadispendik Yusuf Masruh (Foto: Dok Humas/BS)

i

Kadispendik Yusuf Masruh (Foto: Dok Humas/BS)

Bicarasurabaya.com — Pemerintah Kota Surabaya menyatakan siap menerapkan kebijakan nasional yang menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028. Kesiapan itu bahkan telah dimulai sejak satu tahun terakhir, dengan penguatan pembelajaran Bahasa Inggris dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga sekolah menengah.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sejalan dengan program yang telah dijalankan Pemkot Surabaya.

“Alhamdulillah, kami sudah memulai lebih awal. Jadi saat kebijakan nasional diberlakukan, Surabaya sudah siap,” ujar Yusuf, Kamis (23/10/2025).

Menurut Yusuf, penguatan Bahasa Inggris di Surabaya merupakan inisiatif Wali Kota Eri Cahyadi dan Bunda PAUD Rini Indriyani, yang telah digagas sejak 2024. Program ini dirancang bertahap, mulai dari pengenalan kosakata di PAUD hingga pembelajaran struktur kalimat di sekolah dasar.

“Di PAUD anak-anak belajar kosakata dasar, sementara di SD mulai merangkai kata menjadi kalimat sederhana,” jelasnya.

Tahapan ini diharapkan membuat siswa lebih siap menghadapi pelajaran Bahasa Inggris di tingkat SMP, yang sudah mulai memperkenalkan grammar dan keterampilan berbicara.

Sebagai bentuk pembiasaan, Dispendik Surabaya juga meluncurkan program Jumat Bahasa Inggris di seluruh SD dan SMP negeri.

Baca Juga:  MPLS di Surabaya Tetap Berjalan Meski Dua Sekolah Dilanda Rob

“Setiap Jumat, siswa diajak berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris, baik dengan teman maupun guru. Tujuannya agar mereka berani berbicara,” kata Yusuf.

Program ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi aktif siswa, bukan sekadar kemampuan akademik.

Terkait tenaga pengajar, Yusuf memastikan sekolah-sekolah di Surabaya sudah memiliki guru yang kompeten. Untuk jenjang SD, pengajaran Bahasa Inggris telah masuk dalam muatan lokal (mulok), yang bisa diajarkan oleh guru non-mapel asal memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang memadai.

“Guru-guru bilingual kami dorong untuk aktif, karena penguatan bahasa tak hanya dilakukan guru Bahasa Inggris, tetapi juga guru mata pelajaran lain,” ujarnya.

Baca Juga:  Siswa SMP Dilarang Naik Motor, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan

Dengan sistem ini, Yusuf berharap seluruh jenjang pendidikan di Surabaya mampu membangun lingkungan belajar yang mendukung penggunaan Bahasa Inggris secara alami dan berkelanjutan.

Yusuf menegaskan, pendekatan bertahap dari PAUD hingga SMP dirancang agar sesuai usia dan perkembangan anak.
“Di PAUD pengenalan kosakata, di SD mulai merakit kalimat, dan di SMP fokus pada tata bahasa serta percakapan,” pungkasnya.

Ia menilai langkah ini akan mempercepat kesiapan siswa menghadapi tantangan global, sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai kota dengan sistem pendidikan yang adaptif terhadap kebijakan nasional.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB