Pemerintah Bantu Bangun Ponpes Al Khoziny, Menko Muhaimin: Ini Wujud Kehadiran Negara

- Publisher

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa-BS)

i

(Foto: Istimewa-BS)

Bicarasurabaya.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan, penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membantu pembangunan ulang Pondok Pesantren Al Khoziny yang ambruk merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi warga dan dunia pendidikan.

“Yang paling penting bagi pemerintah adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi proses belajar. Itu kewajiban negara dan wujud kehadiran pemerintah,” kata Muhaimin di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga:  Emas Antam Terjun Bebas, Kini Dijual Rp 2,5 Juta per Gram

Menjawab kritik bahwa pemerintah seharusnya lebih dulu menegakkan hukum atas dugaan kelalaian pihak tertentu, Cak Imin menegaskan dua hal bisa berjalan beriringan: penegakan hukum tetap berjalan, sementara santri dan kegiatan pendidikan harus segera dilindungi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak itu generasi penerus bangsa. Kalau ada kelalaian, proses hukumnya tetap jalan. Tapi negara tak boleh abai melindungi mereka yang sedang belajar,” ujarnya.

Muhaimin juga menyoroti pentingnya bantuan pemerintah terhadap pesantren, mengingat sebagian besar lembaga pendidikan berbasis keagamaan tersebut tidak mendapatkan bantuan rutin dari APBN.

Baca Juga:  Cak Imin Dorong APBN Bantu Renovasi Ponpes Al-Khoziny, Menkeu Masih Kaji

Menurutnya, justru pesantren selama ini menjadi penopang utama pendidikan rakyat berbasis kemandirian dan gotong royong.

“Perlu dicatat, pesantren adalah lembaga terbanyak yang tidak menerima bantuan dari pemerintah. Padahal mereka tumbuh dari swadaya masyarakat dan menjadi kekuatan pendidikan yang perlu dijaga,” tegasnya.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap pesantren karena peran historisnya dalam membangun karakter bangsa sejak masa pra-kemerdekaan.
Menurut Cak Imin, pemerintah memiliki kewajiban moral untuk memastikan pembelajaran di pesantren berjalan aman dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp35.000 per Gram, Buyback Turun Rp50.000

“Inisiatif masyarakat dalam membangun pendidikan itu luar biasa penting. Tugas pemerintah adalah menjaga, mengawal, dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tuturnya.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB