Eri Cahyadi Ajak Warga Awasi Eks Lokalisasi Moroseneng dari Aktivitas Ilegal

- Publisher

Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan di kawasan eks lokalisasi Moroseneng menyusul munculnya dugaan praktik prostitusi ilegal. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pengawasan akan dilakukan secara ketat dan melibatkan warga serta tokoh masyarakat agar kawasan tersebut benar-benar bersih dari aktivitas terselubung.

“Kita melakukan penjagaan mulai pukul 10 malam sampai pukul 4 pagi. Petugas berkeliling dan disiagakan di sejumlah pos yang tersebar di kawasan itu,” ujar Eri dalam keterangannya di Balai Kota Surabaya, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga:  Risma Ajak Bunda Paud Lahirkan Anak Tangguh Demi Kemajuan Negara

Menurut Eri, langkah ini merupakan bagian dari sistem pengawasan ketat (waskat) yang dijalankan Pemkot. Ia juga meminta masyarakat, tokoh lokal, dan kepolisian untuk ikut memantau agar tidak muncul fitnah maupun kesalahpahaman soal aktivitas di kawasan bekas lokalisasi itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ajak tokoh masyarakat dan kepolisian untuk memastikan apakah benar ada praktik semacam itu. Dengan keterlibatan semua pihak, kita bisa tahu kondisi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Eri Ajak Pemuda Surabaya Aktif Berkarya dan Stop Habiskan Waktu untuk Gosip

Sebagai upaya preventif, Pemkot Surabaya juga mengubah rumah-rumah yang sebelumnya dibeli pemerintah di kawasan Moroseneng menjadi ruang kegiatan warga, seperti posko karang taruna dan pusat aktivitas pemuda.

“Kalau wilayah itu ramai dengan kegiatan positif, otomatis aktivitas negatif seperti prostitusi tidak akan punya ruang,” tutur Eri.

Eri juga mengimbau seluruh warga Surabaya untuk aktif melaporkan jika menemukan praktik prostitusi terselubung, termasuk penyalahgunaan tempat pijat atau usaha lain yang tidak sesuai izin.

Baca Juga:  Gerakan Wakaf Uang Surabaya Catat Rekor Tertinggi, Wali Kota Eri Cahyadi Raih Penghargaan Agregator

“Saya minta tolong, ayo kita jaga Surabaya bersama. Kalau ada praktik semacam itu, segera laporkan atau foto supaya bisa kita tindak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, tapi dengan kebersamaan, pengawasan warga jauh lebih efektif,” tegasnya.

Ia menekankan, keberhasilan menjaga Surabaya dari praktik prostitusi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil gotong royong semua elemen masyarakat. (BS/za) 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB