Cegah Infiltrasi Radikalisme, Surabaya Perkuat Edukasi Digital Anak dan Orang Tua

- Publisher

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng Densus 88 Antiteror Polri untuk memperkuat perlindungan anak dari ancaman paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme yang kini merambah ruang digital, termasuk permainan daring. Kolaborasi ini menjadi langkah antisipatif menghadapi infiltrasi ideologi ekstrem yang menyasar generasi muda lewat dunia maya.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebelumnya mengingatkan masyarakat akan bahaya penyebaran paham radikal melalui gim daring. BNPT mencatat, sedikitnya 13 anak di berbagai daerah di Indonesia telah direkrut jaringan simpatisan teroris lewat platform tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati, menyebut radikalisme sebagai bentuk kekerasan psikis yang bisa mengubah karakter anak tanpa disadari.

“Ini salah satu bentuk kekerasan psikis. Terornya tidak kelihatan, tapi bisa mengubah karakter anak,” ujar Ida, dalam rilis yang diterima, Sabtu (11/10/2025).

Menurut Ida, kerja sama dengan Densus 88 menjadi momentum penting untuk memperluas edukasi bagi guru, siswa, dan orang tua tentang bahaya radikalisme serta pentingnya berinternet secara sehat.

“Upaya pencegahan berinternet sehat sudah lama kita lakukan. Namun dengan kerja sama ini, kita punya materi baru yang lebih relevan untuk disampaikan kepada anak-anak,” tambahnya.

Pemkot Surabaya juga memperkuat sinergi lintas perangkat daerah, termasuk dengan Dinas Pendidikan. Edukasi digital tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga orang tua agar lebih memahami cara berkomunikasi dan mendampingi anak di era internet.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Lantik Enam Pejabat Administrator dan Pengawas

“Banyak orang tua merasa anaknya aman karena diam di kamar. Padahal bisa jadi mereka sedang mengakses hal yang justru merusak psikologinya,” jelas Ida.

Selain di lingkungan sekolah, Pemkot Surabaya mengoptimalkan Kampung Pancasila sebagai ruang edukasi sosial budaya dan kemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham radikal.

“Materi pencegahan radikalisme juga kami masukkan ke pilar sosial budaya dan kemasyarakatan di Kampung Pancasila,” kata Ida.

Upaya ini turut melibatkan komunitas anak seperti Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes), Forum Anak Surabaya (FAS), dan Duta Generasi Berencana (Genre) dalam kampanye anti-kekerasan dan penguatan wawasan kebangsaan.

Baca Juga:  Bagi Takjil hingga Sahur on The Road di Jalanan Surabaya Dilarang

“Anak-anak FAS bisa menyampaikan materi pencegahan kekerasan dari anak ke anak, bahkan di tingkat RW. Responsnya sangat positif,” ujar Ida.

Pendekatan dari anak ke anak, lanjutnya, terbukti efektif, terutama saat dikolaborasikan dengan kegiatan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang juga mengampanyekan nilai-nilai kebangsaan.

Meski begitu, Ida menegaskan, peran orang tua tetap menjadi kunci utama dalam mencegah paparan radikalisme digital.

“Orang tua harus berani masuk ke dunia anak-anaknya. Karena tidak semua yang mereka temui di dunia digital itu baik,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB