Imbas Gempa M 6,5: Perjalanan KA di Jatim Tertunda, Empat Kereta Alami Keterlambatan

- Publisher

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi-Ist/BS)

i

(Foto: Ilustrasi-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Perjalanan empat kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember sempat terhenti setelah gempa bumi magnitudo 6,5 mengguncang Jawa Timur pada Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB.

Gempa yang berpusat 50 kilometer tenggara Sumenep itu terasa hingga lintas jalur kereta di Pasuruan sampai Banyuwangi. Sebagai respons, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) untuk memastikan keselamatan perjalanan.

“Seluruh perjalanan kereta api di wilayah terdampak kami hentikan sementara agar jalur, jembatan, terowongan, dan fasilitas operasi lainnya bisa diperiksa dulu,” kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Rabu (1/10/2025).

Empat kereta yang terkena dampak BLB adalah:

  • KA 293 Tawangalun relasi Malang–Ketapang, berhenti di petak Banyuwangi Kota–Argopuro.
  • KA 210 Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi, berhenti di petak Mrawan–Garahan.
  • KA 240F Ijen Ekspres relasi Ketapang–Malang, berhenti di petak Malasan–Leces.
  • KA 147 Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Ketapang, berhenti di petak Bangil–Pasuruan.

Setelah pemeriksaan menyeluruh oleh Unit Jalan dan Jembatan, pada pukul 00.35 WIB seluruh lintas dinyatakan aman dilalui. Kendati demikian, empat kereta mengalami keterlambatan kedatangan: Tawangalun terlambat 17 menit, Mutiara Timur 43 menit, Ijen Ekspres 45 menit, dan Blambangan Ekspres 17 menit.

Baca Juga:  Banjir Terjang 17 Desa di Jember, 3.944 KK Terdampak

KAI memastikan penghentian sementara ini adalah prosedur standar untuk menjaga keselamatan penumpang. Setelah jalur dipastikan aman, seluruh perjalanan kembali berjalan normal.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB