Pasar Murah Jatim Digelar di Jember, Harga Pangan di Bawah Pasar

- Publisher

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Humas Pemprov Jatim

i

Foto: Humas Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah untuk meredam gejolak harga pangan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Pasar Murah kelima sepanjang 2026 di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Khofifah menegaskan program ini menjadi salah satu instrumen utama Pemprov Jatim menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Tujuannya memastikan masyarakat bisa mengakses bahan pangan dengan harga di bawah pasar,” kata Khofifah dalam keterangannya yang diterima, Selasa (20/1/2026).

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas dijual lebih murah dibanding harga pasaran. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, dan telur ayam Rp22.000 per kilogram.

Komoditas lain juga dipasarkan dengan harga terjangkau, seperti gula pasir Rp14.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per kilogram.

Khofifah menyebut selisih harga tersebut cukup signifikan dibanding harga pasar. Telur ayam yang rata-rata dijual Rp29.000–30.000 per kilogram, di pasar murah dilepas Rp22.000. Sementara MinyaKita yang umumnya dijual Rp16.800 per liter, ditawarkan Rp13.000 per liter.

Baca Juga:  Polda Jatim Siagakan 16.326 Personel Amankan Ramadan hingga Lebaran

Menurut Khofifah, intervensi harga melalui pasar murah menjadi langkah strategis untuk menekan laju inflasi, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri yang biasanya diikuti lonjakan kebutuhan rumah tangga.

“Menjelang Ramadan dan Lebaran, permintaan naik. Kalau tidak diimbangi intervensi, harga bisa melonjak. Karena itu pasar murah terus kami dorong agar inflasi tetap terkendali,” ujarnya.

Pemprov Jatim memastikan program pasar murah akan terus digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah. Selain stabilisasi harga, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan pemerataan akses bahan pokok.

Baca Juga:  Gegana Diterjunkan ke Sumenep, Selidiki Temuan Diduga Torpedo

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Selain berbelanja kebutuhan pokok, Khofifah juga menyalurkan bantuan beras kepada lansia serta telur kepada ibu hamil. Warga berharap program ini terus berlanjut karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB