Dua Korban Musala Ponpes Al Khoziny Kembali Teridentifikasi, Total 53 Jenazah Terungkap

- Publisher

Senin, 13 Oktober 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengidentifikasi dua korban ambruknya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo. Keduanya terungkap melalui hasil uji DNA yang dicocokkan dengan data keluarga.

Kabiddokes Polda Jatim Kombes Pol Khusnan Marzuki menjelaskan, dua jenazah yang teridentifikasi pada Minggu (12/10/2025) malam itu adalah Ach. Haikal Fadil Alfatih (12) dan Syamsul Arifin (18), keduanya asal Bangkalan, Madura.

“Keduanya berhasil diidentifikasi berdasarkan hasil tes DNA dan kecocokan data ante mortem dari keluarga,” ujar Khusnan di RS Bhayangkara Surabaya.

Dengan temuan terbaru ini, total jenazah yang sudah teridentifikasi mencapai 53 dari 67 kantong jenazah yang diterima tim DVI. Masih tersisa 11 kantong jenazah yang belum terungkap, termasuk di antaranya potongan tubuh (body part).

“Beberapa kantong berisi bagian tubuh. Jumlah pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan DNA,” tambah Khusnan.

Di sisi lain, Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol Wahyu Hidajati mengakui proses identifikasi bagian tubuh menghadapi tantangan besar. Hal ini karena potongan yang ditemukan tidak lengkap dan minim tanda pengenal.

Baca Juga:  Gas dan Cabai Naik, Ayam dan Telur Turun

“Kesulitannya, body part itu tidak lengkap dan tidak memiliki ciri khusus, jadi kami sepenuhnya bergantung pada hasil uji DNA,” jelas Wahyu.

Sebagai informasi, bangunan tiga lantai beserta Musala di Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.15 WIB, tepat di rakaat kedua salat Asar. Tragedi ini menelan 171 korban, terdiri atas 67 meninggal dunia (termasuk delapan body part) dan 104 selamat. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB