Dosen Muda UPN Veteran Jatim Bongkar Rahasia Naikkan Omzet UMKM Melalui Digital Marketing

- Publisher

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur saat memberikan materi digital marketing/dok.istimewa

i

Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur saat memberikan materi digital marketing/dok.istimewa

Bicarasurabaya.com – Program pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Wonokromo 2025 terus memberikan bekal keterampilan nyata bagi pelaku UMKM. Setelah resmi dibuka Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya beberapa waktu lalu, rangkaian kegiatan kini memasuki sesi pelatihan pemasaran digital. Pada kesempatan ini, Mohammad Syarrafah, M.I.Kom, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, hadir sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, ia menekankan bahwa digital marketing saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Perubahan perilaku konsumen yang lebih banyak berbelanja online harus direspons cepat oleh UMKM. “Dengan strategi pemasaran digital, pelaku usaha bisa menjangkau konsumen lebih luas, membangun branding, sekaligus meningkatkan omzet secara efisien,” kata Rafa-sapaan Mohammad Syarrafah.

Ia mengungkapkan laporan Google, Temasek, dan Bain & Company yang menunjukkan 80 persen konsumen di Indonesia lebih memilih belanja online dibandingkan offline. Fakta ini, menurutnya, menjadi alarm penting agar UMKM di Surabaya tidak tertinggal dalam memanfaatkan peluang pasar digital.

Dalam sesi pelatihan, para peserta diperkenalkan pada berbagai platform digital yang dapat digunakan, mulai dari marketplace besar seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, hingga Bukalapak. Selain itu, media sosial juga menjadi kanal efektif, seperti TikTok Shop, Instagram, Facebook Marketplace, hingga WhatsApp Business yang dapat menampilkan katalog produk secara profesional.

“Konten adalah kunci. Foto yang menarik, teks promosi yang persuasif, serta interaksi aktif dengan calon pembeli akan menentukan keberhasilan pemasaran online. Bahkan, pelaku UMKM bisa memanfaatkan teknologi seperti ChatGPT untuk membantu membuat ide konten, menjawab pertanyaan pelanggan, hingga menyusun strategi komunikasi,” jelasnya.

Baca Juga:  Branding Jadi Nyawa Produk, UMKM Wonokromo Dibimbing Dosen UPN Jatim Kuasai Pasar
Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur saat memberikan materi digital marketing/dok.istimewa
Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur saat memberikan materi digital marketing/dok.istimewa

Tak hanya itu, ia juga menyoroti keberadaan platform lokal seperti Epeken, yang mewajibkan ASN Pemkot Surabaya membeli kebutuhan pokok dari UMKM di dalamnya. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus mendapat dukungan dari pemerintah.

Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi pelatihan. Mereka tidak hanya diberikan teori, tetapi juga panduan praktis dalam membuat akun toko online, mengunggah produk, hingga teknik sederhana melakukan promosi lewat media sosial. Beberapa peserta bahkan langsung mencoba mempraktikkan pembuatan katalog di WhatsApp Business maupun menyiapkan konten promosi untuk Instagram.

Rafa menegaskan, transformasi digital UMKM harus dilakukan bertahap, namun konsisten. “Jangan takut mencoba. Mulailah dari platform yang paling mudah digunakan, misalnya WhatsApp Business atau Facebook Marketplace. Seiring waktu, UMKM bisa memperluas jangkauan ke marketplace besar dan website sendiri. Yang penting konsisten dan terus belajar,” katanya.

Baca Juga:  Gelar Produk UPPKA Jadi Bukti Nyata Keberhasilan Pembinaan UMKM Perempuan di Surabaya

Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian pendampingan intensif UPPKA Wonokromo yang akan berlangsung hingga akhir tahun. Dengan kolaborasi Pemkot Surabaya, akademisi, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan UMKM yang tidak hanya sekadar teori, tetapi benar-benar aplikatif.

“Tujuan akhirnya adalah kemandirian ekonomi keluarga. Ketika UMKM mampu memanfaatkan digital marketing dengan baik, maka pendapatan bisa meningkat, produk lokal semakin dikenal, dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Mohammad Syarrafah (Anggota Tim Pusat Riset Ekonomi, Sosial dan Humaniora UPN Veteran Jawa Timur, dan Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB