Bulog Kediri Salurkan 2.392 Ton Beras SPHP, Target Tuntas Akhir 2025

- Publisher

Kamis, 25 September 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/BS)

i

(Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com – Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, telah menyalurkan 2.392 ton beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Jumlah itu setara 11,1 persen dari total target 21.351 ton yang harus tersalur hingga Desember 2025.

“Distribusi berjalan cukup baik. Kami optimistis target tercapai karena penyaluran dilakukan secara masif dan melibatkan banyak pihak,” kata Harisun, Pemimpin Bulog Cabang Kediri dalam keterangannya yang diterima, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga:  Longsor Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Pembersihan Tuntas 2 Hari

Bulog Kediri menggandeng pemerintah daerah, TNI, Polri, pedagang pasar tradisional, toko modern, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Saat ini, 12 koperasi sudah resmi bermitra untuk menjual beras SPHP, termasuk di Kabupaten dan Kota Kediri serta Nganjuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap koperasi mengambil rata-rata dua ton per penyaluran dan bisa kembali mengambil jika stok habis, dengan tetap memperhatikan kewajaran distribusi.

Bulog juga memanfaatkan momentum program Gerakan Pangan Murah (GPM) agar masyarakat lebih mudah mengakses bahan pokok.

Baca Juga:  Arumi Dorong Duta Bahasa Jatim Jadi Agen Literasi dan Budaya

Beras SPHP dijual Rp57.000 per kemasan 5 kilogram, lebih rendah dibanding harga medium di pasar Kediri yang mencapai Rp13.500 per kilogram. Kerja sama dengan toko modern juga dilakukan agar masyarakat kelas menengah atas bisa ikut mengakses beras subsidi ini, meski dibatasi maksimal dua bungkus per pembelian.

Dengan distribusi lintas saluran dan harga yang lebih terjangkau, Bulog Kediri berharap penyaluran beras SPHP dapat menahan laju kenaikan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat hingga akhir tahun.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB