Tim Bayucaraka ITS Raih Juara 3 Dunia di Kompetisi UAV Teknofest Turki

- Publisher

Selasa, 16 September 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Bayucaraka ITS sukses menyabet gelar Juara 3 kategori Fixed Wing  di Teknofest 2025, Turki. (Foto: Huma sITS/BS)

i

Tim Bayucaraka ITS sukses menyabet gelar Juara 3 kategori Fixed Wing di Teknofest 2025, Turki. (Foto: Huma sITS/BS)

Bicarasurabaya.com – Tim robot terbang Bayucaraka dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dalam ajang International UAV Competition Teknofest 2025 yang digelar di Koaceli, Turki, tim ini berhasil meraih Juara 3 kategori Fixed Wing, mengalahkan 131 peserta dari berbagai negara.

Koordinator Pembina Tim Bayucaraka ITS, Aldinata Rizky Revanda, menjelaskan bahwa Teknofest merupakan kompetisi teknologi kedirgantaraan bergengsi yang diadakan oleh Tubitak Turki. Tahun ini, Bayucaraka menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos di dua kategori lomba sekaligus: Fixed Wing dan Free Mission.

Baca Juga:  Mahasiswa ITS Rancang Instalasi Pengolahan Limbah Laundry Berbasis 3R

Pada kategori Fixed Wing, Bayucaraka mengandalkan pesawat tanpa awak andalannya, Leonardoro, yang harus menyelesaikan misi terbang berbentuk angka delapan dan menjatuhkan muatan tepat di sasaran. Keunggulan pesawat ini, kata Aldinata, terletak pada bobotnya yang ringan karena menggunakan material styrofoam berkekuatan tinggi. “Tim lain cenderung memakai polimer yang lebih berat, sedangkan Leonardoro unggul di sisi keringanan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Bayucaraka ITS saat mempersiapkan pesawat tanpa awaknya untuk berlaga di ajang Teknofest di Koaceli, Turki. (foto: Istimewa/BS)

Untuk kategori Free Mission, Bayucaraka mengembangkan pesawat Bayusuta, yang hampir seluruh komponennya dirancang dan diproduksi secara mandiri, mulai dari motor, baling-baling, hingga bodi. Penilaian lomba difokuskan pada tingkat kemandirian dalam proses produksi.

Baca Juga:  Jelang Tutup Tahun, Untag Surabaya Raih Peringkat 38 UI Green Matric 2020

Perjalanan tim tidak mulus. Mereka harus beradaptasi dengan kondisi lapangan di Turki yang berangin kencang. “Kami sempat khawatir motor pesawat tidak cukup kuat melawan angin,” kenang Aldinata.

Meski begitu, kerja keras selama berbulan-bulan dan dukungan penuh dari Direktorat Kemahasiswaan ITS serta Ikatan Orang Tua Mahasiswa (Ikoma) ITS membuahkan hasil. Dengan dua prestasi internasional yang diraih tahun ini, Bayucaraka optimistis bisa membawa pulang gelar juara umum di Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025 mendatang.

Baca Juga:  ITS Temukan Teknologi Baru untuk Bantu Lansia Atasi Nyeri Lutut dan Mobilitas

Keberhasilan Bayucaraka ITS juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9 tentang pembangunan infrastruktur, industri, dan inovasi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi kedirgantaraan dari kampus Indonesia mampu bersaing di level global.(cit)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB