3.500 Masjid hingga Gereja di Surabaya Disiapkan Hadapi Bencana

- Publisher

Senin, 15 September 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Irvan Widyanto bersama pengurus rumah ibadah usai melakukan komitmen bersama. (Foto: Istimwa/BS)

i

Kepala BPBD Irvan Widyanto bersama pengurus rumah ibadah usai melakukan komitmen bersama. (Foto: Istimwa/BS)

Bicarasurabaya.com, BPBD Kota Surabaya mentargetkan seluruh rumah ibadah tangguh bencana yang sekaligus mendorong pengurus serta jamaah waspada serta sigap saat terjadi bencana.

“Setiap individu diharapkan sadar bencana dan siap menghadapi kondisi darurat,” kata Kepala BPBD Kota Surabay, Irvan Widyanto saat dikonfirmasi bicarasurabaya.com, Senin (15/9/2025).

Menurut Irvan, rumah ibadah memiliki peran vital karena mudah dijangkau masyarakat sehingga menjadi salah satu arda tedepan untuk ikut sigap saat terjadi bencana.

Surabaya memiliki 3.517 masjid dan musala, 504 gereja, 36 vihara, serta 18 pura dan klenteng. Menurut BPBD, akses masyarakat terhadap rumah ibadah mencapai hampir 95 persen, sehingga penguatan kapasitas di titik-titik tersebut dinilai krusial.

Kepala BPBD Irvan Widyanto membubuhkan tandatangan sebagai bentuk komitmen meberikan pelatihan tanggap bencana terhadap rumah ibdah di Surabaya. (Foto: Istimwa/BS)

Tak hanya simbolis penandatangan kerjasama antar pemuka agma serta pengurus rumah ibadah, Irvan menegaskan pihaknya akan memberikan pelatihan dan simulasi sebagai bentuk aksi nyata program tangguh bencana tidak sebatas tanda tangan dan berfoto bersama.

Baca Juga:  Cegah Kemiskinan Baru, Surabaya Perluas Jaminan Sosial untuk Pekerja Informal

“Tiga jenis bencana ini yang paling dekat dengan masyarakat, maka menjadi prioritas latihan dan simulasi,” ungkap mantan Kepala Satpol PP Kota Surabaya ini.

Kasi Bina Masyarakat Islam Kemenag Surabaya, Muhammad Yahya mengapresiasi dan mendukung program BPBD Surabaya yang dianggap sangat penting dengan kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga kesiapan serta kesiagaan terhadap bencana perlu dimiliki setiap umat.

“Ketika bencana benar-benar terjadi, minimal kita bisa melakukan upaya dini mencegah terjadinya korban sehingga risiko korban dapat diminimalkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Surabaya Temukan 4.191 Kasus TBC hingga Mei 2026, Skrining Tembus 644 Ribu Warga

Program rumah ibadah tangguh bencana ini sekaligus mendukung penguatan kampung Pancasila di Surabaya, dengan menekankan gotong royong serta kesiapsiagaan warga di berbagai lini kehidupan. (BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB