Cabai Naik, Bawang Merah dan Telur Ayam Kampung Turun

- Publisher

Senin, 15 September 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak pedagang Cabai di sebuah pasar sedang memilah. (Foto: Istimewa/BS)

i

Tampak pedagang Cabai di sebuah pasar sedang memilah. (Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com – Harga kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali berfluktuasi, Senin (15/9/2025). Beberapa komoditas dapur mengalami penurunan, sementara cabai justru melonjak cukup signifikan.

Data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur mencatat, harga daging ayam kampung turun Rp520 menjadi Rp67.946 per kilogram, atau melemah 0,76 persen. Telur ayam kampung juga turun Rp532 menjadi Rp46.135 per kilogram (turun 1,14 persen). Bawang merah ikut turun ke Rp33.389 per kilogram.

Baca Juga:  Capaian Vaksinasi Jatim Tertinggi di Indonesia

Sebaliknya, harga cabai merah keriting naik tajam Rp3.954 (11,44 persen) menjadi Rp38.518 per kilogram. Cabai rawit merah naik Rp2.022 (6,57 persen) menjadi Rp32.793 per kilogram, sementara cabai merah besar naik tipis Rp291 (0,99 persen) menjadi Rp29.684 per kilogram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga Bahan Pokok Lain Relatif Stabil

Selain itu, harga bahan pokok lainnya relatif stabil tanpa perubahan berarti. Beras premium bertahan di Rp15.200 per kilogram, beras medium Rp12.981, minyak goreng curah Rp18.601 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp20.205 per liter.

Baca Juga:  Perda Adat Jatim Disiapkan, Dorong Keadilan Ekonomi di Bromo

Harga daging sapi paha belakang tercatat Rp118.672 per kilogram, sedangkan daging ayam ras Rp36.558 per kilogram. Telur ayam ras bertahan di Rp27.319 per kilogram.

Untuk kebutuhan lain, bawang putih berada di Rp29.841 per kilogram, garam halus Rp9.404 per kilogram, dan gas elpiji Rp19.785 per tabung.

Fluktuasi harga sembako ini penting diperhatikan, tidak hanya bagi rumah tangga untuk mengatur belanja harian, tetapi juga bagi pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan ekonomi dan daya beli masyarakat.(BS/Za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB