Pemkot Surabaya Selamatkan 2 Anak Korban Kekerasan, Siapkan Sekolah dan Trauma Healing

- Publisher

Sabtu, 13 September 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi dua anak korban dugaan kekerasan sekaligus ayah mereka di Kutisari Selatan, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Kamis (11/9/2025). (dok. DP3APPKB Surabaya)

i

Evakuasi dua anak korban dugaan kekerasan sekaligus ayah mereka di Kutisari Selatan, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Kamis (11/9/2025). (dok. DP3APPKB Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengevakuasi dua anak yang selama ini merawat ayah mereka dengan kondisi lumpuh, sekaligus diduga menjadi korban kekerasan.

Evakuasi dilakukan pada Kamis (11/9/2025) di rumah pria paruh baya berinisial BS, warga Kutisari Selatan, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati, mengatakan dua anak tersebut adalah A (4) dan B (7).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya kini tinggal di panti asuhan di bawah naungan gereja, bergabung bersama kakak kandung mereka BE (16) yang lebih dulu berada di sana.

Baca Juga:  Ini Indikator Kinerja Dinsos Surabaya Tahun 2022!

“(A dan B) sudah langsung masuk panti. Sudah kita antar ke pantinya gabung sama kakaknya,” kata Ida saat dihubungi wartawan di Surabaya dikutip pada Sabtu (13/9/2025).

Ida menjelaskan, sebelumnya BE juga kabur dari rumah enam bulan lalu karena dugaan kekerasan yang dilakukan ayah mereka. BS mengalami lumpuh di kedua kaki setelah terjatuh di kamar mandi setahun terakhir.

Menurut Ida, ketiga anak tersebut akan difasilitasi Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk kembali bersekolah. BE akan mengikuti program kejar paket, sementara B akan masuk SD terdekat dari panti, disusul A jika sudah cukup usia.

Baca Juga:  MPLS di Surabaya Tetap Berjalan Meski Dua Sekolah Dilanda Rob

“Saya sudah koordinasi sama Pak Yusuf (Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya), itu (BE) akan dibantu kejar paket gitu,” jelas Ida.

Selain pendidikan, Pemkot Surabaya juga menyiapkan pendampingan psikologis dan trauma healing. Hal ini dilakukan karena ketiga anak tersebut diduga mengalami kekerasan sekaligus penelantaran.

“Karena kan anak ini dari kondisi sosial yang begitu tidak pernah berinteraksi kan pasti secara psikologis perlu pendampingan. Sambil kita coba trauma healing kan pasti anak segitu tuh kalau sudah dapat kekerasan kan ya pasti trauma,” tambah Ida.

Sementara di waktu terpisah, Camat Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Wawan Windarto, mengatakan evakuasi ini bertujuan untuk menyelamatkan hak anak agar bisa mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang layak.

Baca Juga:  Wali Kota Risma Terus Kembangkan Kampung Surabaya Jadi Tempat Wisata

“Sebenarnya kan target kita ini kan untuk menyelamatkan anaknya supaya bisa mendapatkan pengasuhan yang sebaik-baiknya termasuk juga hak sekolah kan gitu ya,” ujar Wawan.

Selain mengevakuasi anak-anak, Pemkot Surabaya juga membawa BS ke RS Menur untuk menjalani pemeriksaan medis dan perawatan. BS diduga mengalami komplikasi penyakit selain kelumpuhan akibat jatuh di kamar mandi.

“Ini juga koordinasi dengan DP3APPKB dan Dinsos, anak-anak ini sudah nanti insyaAllah diamankan di LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak),” jelas Wawan. (BS/Yan)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB