Harga Cabai Rawit Merah dan Tomat di Surabaya Stabil, Begini Kata TPID

- Publisher

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Kegiatan pasar murah di Kota Surabaya (dok. Pemkot Surabaya)

i

Ilustrasi: Kegiatan pasar murah di Kota Surabaya (dok. Pemkot Surabaya)


Bicarasurabaya.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Surabaya terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Kota Pahlawan. Pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan harga dan ketersedian bahan kebutuhan pokok tercukupi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, ada berbagai jenis kebutuhan pokok yang dipantau secara rutin oleh TPID Surabaya. Diantaranya seperti harga cabai dan tomat sayur. Menurutnya, harga cabai dan tomat sayur di Surabaya saat ini masih relatif stabil.

“Kami kan (TPID) melakukan pemantauan setiap hari. Dari data kami, harga tomat sayur dan cabai itu masih stabil, harganya masih sama, tidak terjadi peningkatan,” kata Antiek dalam siaran persnya dikutip pada Rabu (30/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antiek menjelaskan, harga cabai rawit merah justru mengalami penurunan sejak awal Juli 2025. Pada minggu pertama harga beli cabai rawit merah sekitar Rp56.020 ribu per kilogram. Sedangkan harga jualnya sekitar Rp62.380 ribu per kilogram.

Pada minggu kedua Juli 2025, harga beli cabai rawit merah sempat mengalami kenaikan sekitar Rp58.422 ribu per kilogram. Sedangkan harga jualnya ada di kisaran Rp64.822 ribu per kilogram.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Awasi Peredaran Daging Gelonggongan

Kemudian di minggu ketiga, harga cabai rawit merah mengalami penurunan harga beli, sekitar Rp48.953 ribu per kilogram. Sedangkan harga beli di minggu ketiga sekitar Rp55.140 ribu per kilogram.

Harga cabai rawit merah terus mengalami penurunan pada minggu keempat Juli 2025. Harga beli cabai rawit merah ada di sekitar Rp37.963 ribu per kilogram, sedangkan harga jualnya ada di kisaran Rp44.148 ribu per kilogram.

Sedangkan harga beli tomat pada minggu pertama Juli 2025, ada di kisaran Rp24.100 ribu per kilogram. Sementara itu, harga jual tomat sayur di minggu pertama yakni Rp27.800 ribu per kilogram.

Pada minggu kedua Juli 2025, harga beli tomat sayur juga sempat mengalami kenaikan harga beli sekitar Rp25.563 per kilogram. Sedangkan untuk harga jualnya ada di kisaran Rp29.625 ribu per kilogram.

Setelah mengalami sedikit kenaikan, harga beli tomat sayur turun kembali di minggu ketiga Juli 2025, menjadi Rp24.400 ribu per kilogram. Kemudian untuk harga jualnya, ada di kisaran Rp28.200 ribu per kilogramnya.

Baca Juga:  Stok Pangan Jelang Ramadan 2025 Aman, Pemkot Siapkan Pasar Murah

Pada minggu keempat Juli 2025, harga beli tomat sayur kembali menurun menjadi Rp19.500 per kilogram, sedangkan harga jualnya di kisaran Rp24.333 ribu per kilogram.

“Justru di bulan Juli ini mengalami penurunan harga. Karena data kita ini kan setiap hari harus dilaporkan, kami juga mencoba melakukan pengecekan baik melalui aplikasi yang dimiliki oleh provinsi maupun yang di pemerintah kota, termasuk yang ada di pasar-pasar,” jelas Antiek.

Antiek menekankan, harga cabai rawit merah dan tomat sayur hingga saat masih relatif stabil, meskipun ada perubahan musim dingin. Musim dingin atau bediding yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Timur tidak mempengaruhi hasil panen cabai rawit merah dan tomat sayur.

Oleh karena itu, ia memastikan, stok cabai rawit merah dan tomat sayur di Kota Surabaya masih mencukupi.

Baca Juga:  Tak Perlu Lahan Luas, Metode Hidroponik Cocok Diterapkan di Perkotaan

“Pasokan cabai rawit merah dan tomat sayur ini kebanyakan kita dapatkan dari daerah di Jatim. Diantaranya ada Kediri, Blitar, Pasuruan dan masih ada beberapa daerah lainnya. Artinya selama ini juga tidak ada kendala dan pengaruhnya sama komoditas ini,” ucapnya.

Selama ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui TPID juga terus berkoordinasi dengan Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) dari berbagai daerah penghasil cabai di Jatim.

“Sampai saat ini, kami terus berkomunikasi dengan daerah penghasil (cabai). Harganya tetap stabil, meskipun ada sejumlah daerah yang permintaan cabainya meningkat,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir soal stok cabai rawit merah dan tomat sayur di Surabaya. Ia memastikan, ketersediaan komoditas tersebut masih mencukupi dan harganya masih normal.

“Yang terpenting adalah masyarakat harus bisa mengonsumsi secukupnya sehingga tidak banyak yang terbuang. Jika dikonsumsi secara berlebihan, justru akan menyebabkan food waste (terbuang sia-sia) semuanya. Jadi stoknya aman, sampai hari ini kita pastikan aman,” tandasnya. (*/BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB