Kota Surabaya Sabet 5 Penghargaan Bergengsi di Bidang Lingkungan Hidup

- Publisher

Kamis, 7 Maret 2024 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghargaan lingkungan yang diterima Surabaya/Dok. Diskominfo Surabaya

i

Penghargaan lingkungan yang diterima Surabaya/Dok. Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Kota Surabaya berhasil meraih Adipura Kencana kategori Kota Metropolitan Tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Ajang penghargaan tertinggi bagi kabupaten/kota di Indonesia pada bidang pengelolaan lingkungan hidup tersebut, diserahkan oleh Kementerian LHK RI di Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa Adipura Kencana ini berhasil diraih berkat dukungan dan kerja keras seluruh stakeholder. Mulai dari perangkat daerah, lembaga swadaya masyarakat, institusi pendidikan, pelaku usaha serta seluruh warga Kota Surabaya.

“Alhamdulillah kita bisa meraih Adipura Kencana yang kedelapan kalinya berturut. Matur nuwun (terima kasih), ini semua berkat dukungan njenengan (anda) semuanya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (7/3/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya Adipura Kencana, pada tahun 2023 Kota Surabaya juga menerima empat penghargaan lain di bidang lingkungan hidup. Keempat penghargaan itu adalah ProKlim (Program Iklim Kampung) 2023, Adiwiyata Mandiri Tahun 2023 dan Adiwiyata Nasional Tahun 2023 dan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2022.

“Semoga penghargaan ini memberikan semangat kepada kita dan menunjukan kepada kita, bahwa Kota Surabaya dibangun dengan rasa kekeluargaan dan kebersamaan,” ujar Wali Kota Eri.

Infografis penghargaan bidang lingkungan yang diraih Surabaya/Dok. Diskominfo Surabaya
Infografis penghargaan bidang lingkungan yang diraih Surabaya/Dok. Diskominfo Surabaya

Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional merupakan bentuk penilaian dari tingginya kesadaran lingkungan oleh seluruh siswa SD-SMP Surabaya. Sehingga tercipta Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di lingkungan sekolah. Sebanyak 1 sekolah menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri dan 9 sekolah meraih Adiwiyata Nasional.

Baca Juga:  Menjelang Hari Jadi Kota Surabaya, Pemkot Obral Sejumlah Insentif Pajak Daerah

Selain Adiwiyata, masyarakat dan Wali Kota Surabaya berhasil meraih penghargaan Proklim (Program Kampung Iklim). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang melakukan upaya mitigasi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim di wilayahnya.

Sebanyak 1 RW di Kota Surabaya mendapatkan penghargaan Proklim Lestari dan 10 RW meraih penghargaan Proklim Utama. Sementara Wali Kota Surabaya, menerima penghargaan pembina ProKlim tingkat kabupaten/kota.

Penghargaan yang tak kalah bergengsi lain adalah Green Leadership Nirwasita Tantra. Penghargaan ini diberikan Kementerian LHK kepada kepala daerah dan pemerintah daerah atas keberhasilan dalam merumuskan serta menerapkan kebijakan sesuai prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Nirwasita Tantra Tahun 2022 yang diserahkan pada 2023 ini merupakan penghargaan yang diraih selama delapan kali berturut oleh Kota Surabaya.

Wali Kota Eri mengarak penghargaan yang diterima Surabaya dalam bidang lingkungan/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Eri mengarak penghargaan yang diterima Surabaya dalam bidang lingkungan/Dok. Diskominfo Surabaya

Sebagai wujud syukur dan terima kasih Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kepada seluruh stakeholder, piala Adipura Kencana itu diarak dari Jalan Ahmad Yani menuju Taman Surya Balai Kota Surabaya, Rabu (6/3/2024). Dengan mengendarai mobil jeep, Wali Kota Eri Cahyadi didampingi Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani, memimpin arak-arakan Adipura Kencana bersama sejumlah penghargaan lain di bidang lingkungan hidup.

Di sepanjang rute pawai, masyarakat bersama ratusan pelajar SMP hingga Kader Surabaya Hebat (KSH), tampak antusias menyambut beberapa penghargaan yang berhasil diraih Kota Surabaya. Bahkan, di Balai Kota Surabaya, pemkot secara khusus menggelar pesta rakyat dengan menyediakan panggung hiburan dan makanan untuk para petugas kebersihan, pelajar, KSH serta masyarakat.

Baca Juga:  Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

“Kita bisa ditunjukkan bahwa kita sebagai manusia, punya derajat, harkat dan martabat yang sama dalam membangun kota ini. Matur nuwun (terima kasih) untuk semuanya,” tutur Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menyatakan bahwa di tahun 2024, pihaknya berkomitmen mempertahankan Adipura Kencana. Nah, untuk bisa mempertahankan penghargaan itu, maka harus ada hal baru yang dilakukan Kota Surabaya. Seperti di tahun 2023, pemkot mendirikan Bank Sampah tingkat kota dan menambah jumlah Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R (reduce, reuse dan recycle).

“TPS 3R tahun ini sudah nambah, tapi tahun depan akan nambah lagi. Karena TPS 3R ini salah satu faktor yang memisahkan ketika (sampah) dari rumah menuju Bank Sampah Kota. Maka yang bisa dihancurkan di TPS 3R menjadi pupuk dan kompos kita lakukan di sana. Sisanya baru kita bawa ke Bank Sampah Kota seperti botol plastik dan lainnya,” paparnya.

Wali Kota Eri menegaskan bahwa di tahun 2024, Pemkot Surabaya akan berfokus pada pemilahan sampah di setiap lingkungan RW. Pemilahan sampah di tingkat RW ini bahkan akan dimasukkan ke dalam indikator penilaian Kampung Surabaya Hebat yang sebelumnya bernama Surabaya Smart City (SSC).

Baca Juga:  Menuju Kota Layak Anak Dunia, Surabaya Gencarkan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

“Jadi pada waktu lomba Surabaya Smart City, maka di RW nanti yang dinilai adalah kilogramnya sampah di RW itu berapa. Apabila semakin kecil (sampah), maka dialah yang menjadi terbaik,” ungkap dia.

Di samping pemilahan sampah di tingkat RW, pada tahun 2024-2025, Pemkot Surabaya juga fokus terhadap pengelolaan kebersihan di pasar tradisional. Untuk mendukung upaya tersebut, pemkot akan menerbitkan standar pedoman kebersihan di lingkungan pasar. “Sehingga kita mensyaratkan standar bagaimana pasar itu sesuai dengan kebersihan yang kita inginkan,” katanya.

Wali Kota Eri mengarak penghargaan yang diterima Surabaya dalam bidang lingkungan/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Eri mengarak penghargaan yang diterima Surabaya dalam bidang lingkungan/Dok. Diskominfo Surabaya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto menerangkan, bahwa kebersihan dan pengelolaan sampah di pasar juga menjadi salah satu indikator penilaian Adipura Kencana. Dalam penilaian yang dilakukan Kementerian LHK, setiap pasar diminta dapat menyediakan tempat pengolahan sampah. “Seperti yang dinilai kemarin itu di Pasar Pucang, Pasar Keputran dan Pasar Wonokromo,” kata Dedik.

Menurut Dedik, dewan penilai Adipura Kencana berharap, ke depan setiap pasar tradisional di Kota Surabaya dapat dilengkapi tempat pengolahan sampah. Makanya pihaknya memastikan ke depan juga akan berfokus pada pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional.

“Dewan penilai Adipura Kencana maunya agar di pasar, (sampah) harus sekaligus diolah, ada pengolahan komposnya. Pastinya ke depan (kita lakukan), supaya kita bisa mempertahankan Adipura Kencana,” pungkasnya. (ADV)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun
Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik
Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga
Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA
SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas
Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen
Peringatan HAN 2026, Pemerintah Pusat Apresiasi Komitmen Surabaya Penuhi Hak dan Lindungi Anak
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:30 WIB

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik

Rabu, 9 September 2026 - 19:16 WIB

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:44 WIB

SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB