Dinkes Surabaya Bekali Nakes dan Petugas Lapangan Vitamin Saat Pemilu 2024

- Publisher

Selasa, 13 Februari 2024 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi bersama jajaran Pemkot Surabaya dalam kesiapan Pemilu 2024 /Foto: Diskominfo Surabaya

i

Rapat koordinasi bersama jajaran Pemkot Surabaya dalam kesiapan Pemilu 2024 /Foto: Diskominfo Surabaya

BicaraSurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen penuh mendukung Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berjalan lancar dan kondusif.

Salah satu dukungan tersebut, diwujudkan pemkot dengan menyiagakan tenaga kesehatan (nakes) dan Puskesmas selama 24 jam.

Nah, untuk menjaga stamina nakes dan petugas lapangan agar tetap sehat dan bugar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya membekali mereka dengan vitamin. Vitamin tersebut akan didistribusikan oleh Puskesmas melalui kelurahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina dalam rapat koordinasi jajaran pemkot terkait persiapan Pemilu 2024 yang digelar melalui virtual pada Selasa (13/2/2024).

Rapat koordinasi tersebut, diikuti seluruh Perangkat Daerah (PD) terkait di lingkup pemkot serta jajaran puskesmas, kecamatan dan kelurahan di Kota Surabaya.

“Puskesmas akan membagikan vitamin untuk teman-teman petugas di lapangan. Vitamin itu sudah kita sediakan, insyaallah hari ini didistribusikan melalui kelurahan. Sebaiknya diminum malam ini, sehingga besok bisa fit dan bugar,” kata Nanik Sukristina.

Baca Juga:  Ditemukan Klaster Perkantoran, Pemkot Terjunkan Swab Hunter dan Sisir Protokol Kesehatannya

Selain itu, Nanik juga meminta seluruh kepala puskesmas untuk memastikan petugas Pemilu cukup istirahat sebelum hari H pencoblosan pada 14 Februari 2024. Pun demikian, mereka juga diimbau untuk menjaga stamina dan asupan makan, baik sebelum maupun pada saat pemungutan suara.

“Harapan kami teman-teman juga memastikan petugas-petugas ini sebelum dan pada saat Pemilu, cukup tidur dan cukup minum. Mungkin juga perlu disiapkan ketersediaan air minum di lokasi dan asupan makanan,” ujarnya.

Sementara pada saat pemungutan suara, Nanik juga mengimbau seluruh puskesmas agar mengkoordinasikan kelurahan untuk melakukan peregangan kepada petugas Pemilu selama 3-5 menit setiap 2 jam. Hal ini dilakukan untuk mengurangi gejala nyeri dan pegal petugas di lapangan.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Terus Permudah Izin Operasional Satuan Pendidikan

“Teman-teman puskesmas tolong koordinasi juga dengan teman-teman kelurahan, pada saat hari H untuk setiap 2 jam, agar melakukan peregangan, biar tidak terlalu tegang,” pesan dia.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Dinkes bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpol PP Surabaya juga memaparkan beberapa pola penanganan apabila terjadi kondisi khusus di lapangan. Hal ini disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Pemilu berjalan lancar.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu menjelaskan, rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh petugas dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

“Dinkes sudah menyiapkan puskesmas buka 24 jam. Kemudian juga ada tim di masing-masing puskesmas yang mobile bersama kecamatan dan kelurahan untuk memonitor Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Yayuk, panggilan lekatnya.

Baca Juga:  E-Peken Go Publik, Belanja Kebutuhan Pokok di Surabaya Makin Mudah

Bahkan, untuk mengantisipasi kondisi khusus saat pelaksanaan pemungutan suara, Yayuk menyebut, bahwa Dinkes sudah membuat hotline di masing-masing puskesmas. Hotline tersebut akan diintegrasikan dengan Command Center (CC) 112.

“Sesuai surat edaran dari Menteri Kesehatan, puskesmas akan buka selama 24 jam, mulai besok sampai tanggal 20 Februari 2024. Tapi untuk tim mobile, pada saat pemungutan suara,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan Pemilu 2024 di Kota Surabaya akan digelar di 8.167 TPS. Ribuan TPS itu lokasinya tersebar di 31 wilayah kecamatan Surabaya.

Sementara untuk jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Surabaya ada sebanyak 57.169 orang. ***

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB