BicaraSurabaya.com – Deny Rosvendra (35), tampak terlihat sumringah pada Sabtu, (16/9/2023). Sebab, pria bertubuh kekar ini menerima penghargaan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Deny merupakan satu di antara 450 orang penerima penghargaan dari Wali Kota Surabaya. Deny bersama ratusan orang itu mendapat penghargaan berkat aksi kemanusiaan yang telah dilakukannya dengan mendonorkan darah lebih dari 50 kali.
Deny mengaku telah melakukan aksi donor darah secara rutin sejak tahun 2007. Bahkan tercatat, dia sudah 58 kali melakukan aksi kemanusiaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Donor darah sejak tahun 2007, sekarang sudah 58 kali. Dulu awal donor darah 3 bulan sekali, tapi sekarang rutin setiap 2 bulan sekali,” kata Deny, usai menerima penghargaan di Graha Sawunggaling, Kantor Pemkot Surabaya, Sabtu (16/9/2023).
Warga Kecamatan Pabean Cantian Kota Surabaya itu mengungkapkan alasannya rutin melakukan donor darah. Selain tujuan kemanusiaan, aksi donor darah juga dilakukannya untuk kesehatan.
“Selain kemanusiaan, donor darah juga karena untuk kesehatan. Darahnya biar ganti, biar produksi terus,” ungkap dia.
Acara pemberian penghargaan yang digelar Pemkot Surabaya ini, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Palang Merah Indonesia (PMI).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah sukarela mendonorkan darah secara rutin. Menurutnya, ratusan pendonor darah tersebut adalah pahlawan kemanusiaan.
“Ini menunjukkan bahwa Pemkot Surabaya dalam membangun kemanusiaan tidak bisa sendiri. Sehingga dengan pendonor yang 50 kali tadi, saya yakin jiwa-jiwa kemanusiaan di Kota Surabaya ini tetap tumbuh,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.
Wali Kota Eri juga mengungkapkan, bahwa di Indonesia yang paling banyak melakukan donor darah 100 kali berasal dari Provinsi Jawa Timur. Sedangkan di Jatim sendiri yang paling banyak berasal dari Kota Surabaya.
“Jadi saya berharap, ayo munculkan terus terkait dengan jiwa-jiwa kemanusiaan di Kota Surabaya,” ujar Cak Eri sapaan lekat Wali Kota Surabaya.
Di sisi lain, Cak Eri juga menyatakan, bahwa Pemkot Surabaya akan mensupport terus PMI dalam hal kemanusiaan di Kota Pahlawan. Apalagi, selama ini, Pemkot Surabaya terus bergerak dan bersinergi bersama dengan PMI dalam berbagai hal.
“Ada yang bantuan pemkot ke PMI sesuai dari permintaan PMI. Setelah itu kegiatan-kegiatan kita, berkolaborasi dengan PMI terkait dengan tenaga kesehatan maupun ambulance-nya,” jelasnya.
Pun demikian dengan kegiatan-kegiatan yang digelar oleh PMI Kota Surabaya. Cak Eri menyebut, bahwa selama ini Pemkot Surabaya juga mendukung penuh.
“Seperti kebutuhan PMI apapun itu yang disampaikan ke pemkot kita support. Karena Sekda (Sekretaris Daerah) juga Ketua PMI Kota Surabaya,” katanya.
Sementara dalam sambutannya, Ketua PMI Kota Surabaya, Ikhsan menyampaikan, bahwa penghargaan diberikan kepada 450 orang yang sudah melakukan donor darah lebih dari 50 kali. Menurutnya, dari ratusan pendonor itu banyak di antaranya yang berusia masih muda.
“Saya pikir itu sudah berumur, sudah sepuh-sepuh, ternyata kemudian masih banyak yang muda-muda. Jadi kita tidak khawatir kehabisan para pendonor, karena dari yang muda-muda pun sudah mempunyai jiwa kemanusiaan yang tinggi, sehingga dari muda sudah melakukan donor darah,” kata Ikhsan.
Selain itu, Ikhsan juga mengungkapkan, bahwa jumlah pendonor di Kota Surabaya ini menjadi salah satu yang tertinggi se-Indonesia. Bahkan, jika dilihat dari statistik setiap tahun yang mendapatkan penghargaan tingkat nasional dari Presiden RI, banyak berasal dari Jawa Timur dan Kota Surabaya.
“Ini menunjukkan betapa jiwa gotong royong yang biasa dikumandangkan Pak Wali Kota setiap pertemuan dengan masyarakat, itu menggugah kita semua. Ini nampak nyata dari para PMI yang sudah bertahun-tahun istiqomah, secara konsisten untuk melakukan donor darah,” tandasnya. (*/BS02)











