Wali Kota Eri Ingin Satukan PCNU Surabaya

- Publisher

Rabu, 26 April 2023 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (dok. Istimewa)

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (dok. Istimewa)


Bicarasurabaya.com – Eri Cahyadi tidak menginginkan adanya perpecahan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya. Oleh sebab itu, Wali Kota Surabaya ini menyatakan lebih baik hadir di antara kedua pengurus lama dan baru.

“Saya adalah warga Nahdlatul Ulama, maka saya tidak ingin ada perpecahan Nahdlatul Ulama di Kota Surabaya. Jadi saya akan hadir untuk warga Nahdlatul Ulama semuanya, apakah di baru maupun di lama, yang penting jadi satu warga Nahdlatul Ulama,” kata Eri Cahyadi usai acara halal bihalal di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (26/4/2023).

Eri mengharapkan, Nahdlatul Ulama Kota Surabaya bisa guyub rukun dan tidak mengalami perpecahan. Oleh sebabnya, dia menyatakan akan hadir di kedua kubu atau pengurus. “Makanya saya lebih baik ada di dua-duanya, tidak berada di satu sisi,” tegasnya.

Eri mengaku, baru mengetahui dari media jika namanya masuk ke dalam jajaran pengurus PCNU Kota Surabaya masa khidmat 2023-2024 yang dikukuhkan pada Jumat (21/4/2023) lalu. Pengukuhan itu dilakukan oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) NU KH Miftachul Akhyar di kantor PCNU Kota Surabaya.

“Sebelumnya ada saya jadi pengurus, setelah itu di caretaker pertama jadi pengurus lagi. Caretaker kedua, saya akan menyatukan semuanya, jangan ada prasangka macam-macam, lebih baik saya ada di luar dan di mana-mana, tapi semua ada di Nahdlatul Ulama,” sebutnya.

Baca Juga:  Jalankan Instruksi Wali Kota Eri, Camat dan Lurah Dekatkan Layanan di Balai RW

Menurut Eri, sebenarnya tidak ada permasalahan di jajaran pengurus PCNU Kota Surabaya. Semuanya menjadi satu. Akan tetapi, dengan munculnya SK pengurus baru definitif PCNU Surabaya yang tidak melalui Konferensi Cabang (Konfercab), sehingga menimbulkan polemik.

“Dengan munculnya SK ini, maka kan pasti ada (pertanyaan) kok tidak Konfercab, tiba-tiba ada penunjukan langsung. Inikan kewenangan PBNU, kita harus menghormati. Makanya saya bilang saya ada di mana-mana, pokoknya saya warga Nahdlatul Ulama,” ungkap dia.

Baca Juga:  Salat Ied di Taman Surya, Wali Kota Eri Siap Jadikan Surabaya Lebih Baik Pasca Ramadan

Orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya ini menyatakan, akan mengundang semua jajaran pengurus baik itu yang lama maupun baru. Nantinya dia akan melihat apakah lebih baik berada di luar jajaran pengurus PCNU Kota Surabaya atau di dalamnya.

“Karena kalau untuk menaungi semuanya, lebih baik saya tidak ada di dua-duanya. Tapi saya menaungi seluruh Nahdlatul Ulama, itu lebih dingin, demi keutuhannya. Karena kepentingan Nahdlatul Ulama jauh lebih besar,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB