Vakum Selama 14 Tahun, Pasar Turi Baru Segera Beroperasi

- Publisher

Sabtu, 12 Maret 2022 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri Cahyadi saat memimpin rapat bersama perwakilan pedagang Pasar Turi di ruang kerja wali kota, Balai Kota Surabaya, Jumat (11/3/2022) sore Foto: Diskominfo Surabaya

i

Wali Kota Eri Cahyadi saat memimpin rapat bersama perwakilan pedagang Pasar Turi di ruang kerja wali kota, Balai Kota Surabaya, Jumat (11/3/2022) sore Foto: Diskominfo Surabaya


Bicarasurabaya.com – Rencana pembukaan Pasar Turi Baru pada 22 Maret 2022 mendatang terus dimatangkan.

Bahkan, sejumlah persoalan teknis terus diselesaikan dengan duduk bersama antara pedagang, investor atau pengelola Pasar Turi Baru, dan juga jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Meski demikian, para pedagang mengapresiasi terobosan yang diinisiasi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Pasalnya, mereka menilai, Wali Kota Eri Cahyadi mampu menyelesaikan masalah Pasar Turi yang belasan tahun tak kunjung menemukan titik temu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi tersebut, salah satunya disampaikan langsung oleh Ketua Himpunan Pedagang Pasar Turi (HPP) Mohammad Taufik Aldjufri, seusai rapat koordinasi rencana pembukaan Pasar Turi Baru di ruang sidang wali kota, Balai Kota Surabaya, Jumat (11/3/2022) sore.

“Pasar Turi ini kan vakum selama 14 tahun karena tidak ada titik temu. Namun, dengan terobosan Pak Wali Kota Eri Cahyadi ini, Alhamdulillah Pasar Turi pada tanggal 22 Maret 2022 Insya Allah dibuka,” kata Taufik.

Baca Juga:  26 Jaksa Pengacara Negara Kejari Surabaya Terima Penghargaan Wali Kota

Karena itu, mewakili para pedagang, Taufik menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajaran Pemkot Surabaya. Dia berharap, dengan dibukanya Pasar Turi Baru, para pedagang yang sebelumnya sempat berhenti berjualan, bisa kembali meraih ekonominya.

“Kami benar-benar bersyukur, terima kasih Pak Wali. Semoga pedagang bisa meraih ekonomi lagi dari Pasar Turi. Apalagi, Pasar Turi kan ikon dari Surabaya. Maka saya pikir pedagang juga harus membantu mensukseskan apa keinginan Pak Wali Kota, demi para pedagang,” tutur dia.

Respons positif juga disampaikan Ketua Paguyuban Baru Pedagang Pasar Turi, Tan Alung Candra Lesmana. Dia menilai, bahwa Wali Kota Eri Cahyadi mampu menjadi fasilitator dalam mencarikan solusi persoalan antara pedagang dengan pihak investor atau pengelola Pasar Turi Baru.

Baca Juga:  Bergerak Bersama Wujudkan Surabaya Medical Tourism

“Cuma masalahnya dari pedagang ini kan sebetulnya banyak yang punya ego, inginnya gratis kabeh (semua). Harusnya kan semua ambil jalan tengah, seperti Pak Wali Kota Eri. Kalau kita tidak ambil jalan tengah, ya tidak ketemu,” kata Candra Lesmana.

Padahal, kata dia, pihak investor atau pengelola Pasar Turi sekarang, sudah berbeda. Justru, pengelola yang sekarang dinilainya sangat membantu para pedagang dalam upaya menghidupkan kembali Pasar Turi Baru.

“Dulu dan sekarang investornya kan beda. Investor yang sekarang membantu. Pak Eri juga mengatakan, kalau (investor) ini lepas, maka tidak mungkin Pasar Turi ini bisa bangkit,” jelas dia.

Sementara dalam rapat koordinasi itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, bahwa untuk menghidupkan kembali Pasar Turi, maka harus dilakukan dengan gotong-royong. Dia berharap, segala persoalan yang timbul bisa dicarikan solusi dengan cara duduk bersama dan rasa kekeluargaan.

Baca Juga:  Ikatan Alumni Psikologi Unair Turun Tangan Dampingi Warga di Tengah Pandemi

“Bagaimanapun saya berupaya agar para pedagang ini bisa kembali berjualan seperti dulu. Jangan pernah kita berantem satu dengan yang lain. Karena untuk menghidupkan Pasar Turi, perlu adanya gotong-royong,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Di samping itu, dia juga memastikan, seluruh pedagang yang belasan tahun sempat berhenti berjualan bisa kembali menempati stan di Pasar Turi Baru. Bahkan, apabila ada pedagang yang masih membutuhkan keringanan, dia juga siap membantu mendampingi untuk menyampaikan ke pihak pengelola.

“Jadi kalau ada teman-teman yang tidak mampu dan minta keringanan, silahkan disampaikan, saya siap mendampingi. Dan, saya memastikan semua pedagang mendapatkan stan di Pasar Turi Baru,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB