Liponsos Overload, Dinsos Surabaya Kirim ODGJ ke Balai Kemensos

- Publisher

Jumat, 4 Februari 2022 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar: Potret ODGJ di Liponsos Keputih memimpin doa bersama sebelum makan /IG: Dinsos Surabaya

i

Tangkapan layar: Potret ODGJ di Liponsos Keputih memimpin doa bersama sebelum makan /IG: Dinsos Surabaya


Bicarasurabaya.com – Penghuni UPTD Liponsos Keputih Surabaya disebut overload. Karena itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya mengirim 200 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan disabilitas ke berbagai balai rehabilitasi yang ada di luar Jawa Timur.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin mengatakan, sebelum dikirim ke balai-balai yang ada di luar Jawa Timur, di Liponsos Keputih setidaknya ada sekitar 900 penghuni. Hal ini tentunya membuat kapasitas Liponsos Keputih overload dan pendamping kewalahan.

“Dengan kuota sebanyak itu, kemudian kami mencoba berkomunikasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Setelah kami sampaikan, Alhamdulillah mulai kemarin itu ada seleksi, ODGJ mana saja yang bisa dibawa untuk direhab ke tempat lain,” kata Anna, Kamis (3/2/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anna menjelaskan, seorang ODGJ juga harus punya hidup yang layak, seperti halnya manusia normal. Maka dari itu, pihaknya tidak bisa tinggal diam membiarkan kapasitas Liponsos yang kian penuh.

Baca Juga:  Didominasi Anak Muda, 20 Pelaku Vandalisme Diamankan Satpol PP

“Adanya keterbatasan ini, kita tidak bisa tinggal diam. Karena mereka (ODGJ) juga punya hak untuk hidup lebih baik. Kalau terlalu banyak, kita tidak maksimal, karena pendamping kita juga terbatas,” ujar Anna.

Ia menerangkan, pemindahan ODGJ ini tidak asal. Sebelum berangkat, Dinsos Surabaya melakukan sejumlah seleksi. Mulai tes kesehatan, Swab dan masih banyak seleksi lainnya. Seleksi ini dilakukan oleh masing-masing pimpinan balai rehabilitasi yang ada di luar Jatim.

Lantas bagaimana dengan ODGJ yang menderita penyakit atau gejala kesehatan tertentu? Anna menjelaskan, pihaknya akan merawat ODGJ itu sampai sembuh di RS Jiwa Menur Surabaya. Setelah sembuh, kemudian diberikan pendampingan.

“Ini yang kami referralkan sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh masing-masing perwakilan balai. Jadi tidak semua, kita sendiri kan di barak A, B dan C, yang kondisinya paling parah tidak kami kirim. Kami khawatir berontak dalam perjalanan,” paparnya.

Baca Juga:  Ini Indikator Kinerja Dinsos Surabaya Tahun 2022!

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya itu mengungkapkan, ada beberapa balai Kemensos yang menampung ODGJ dan disabilitas dari Liponsos Keputih Surabaya. Di antaranya, Balai Rehabilitasi Prof Dr Soeharso, Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilita Temanggung, kemudian di Balai Rehabilitasi Bogor, Sukabumi, Magelang, Bandung dan masih banyak lainnya.

Di tahun 2021, kata Anna, total ada 100 ODGJ dan disabilitas yang dikirim ke berbagai balai penampungan yang dimiliki Kemensos RI. Kini, sudah ada 26 orang ODGJ dan disabilitas yang dikembalikan ke Liponsos Keputih.

“Kita tetap berkoordinasi dan komunikasi dengan teman-teman balai itu. Pengirimannya, kami lakukan bertahap sejak kemarin, nanti malam juga besok (4/2/2022). Jadi menyesuaikan kendaraannya yang disiapkan dari masing – masing balai,” urainya.

Agar output memberikan pelayanan maksimal terhadap ODGJ dan disabilitas, pihanya mengaku akan terus berkomunikasi dengan balai yang dimiliki Kemensos RI. Karena menurutnya, ini adalah tanggungjawab negara memberikan pelayanan yang terbaik untuk ODGJ dan disabilitas.

Baca Juga:  Heboh! Penghuni UPTD Liponsos Keputih Surabaya Semarakan HUT RI ke 77 dengan Lomba Balap Karung

“Bayangkan, di Liponsos itu ada 800 – 900 ODGJ. Kemudian pendampingnya hanya ada 20 orang, artinya pola ini kurang maksimal. Alhamdulillah, kami diberi kemudahan, balai yang di Solo mengambil 50 orang, Bogor mengambil 20. Karena seharusnya 1:10, maksimal satu orang mendampingi enam orang ODGJ,” imbuhnya.

Pengiriman ODGJ dan disabilitas itu bukan karena kondisi di Liponsos Keputih yang kumuh. Akan tetapi, agar pelayanan lebih maksimal untuk para ODGJ dan disabilitas.

“Sekarang jauh lebih bersih kondisinya, bahkan kami lakukan pendampingan sangat baik. Kita suruh mandi, kita bersihkan tempatnya, yang sakit kita obati sampai sembuh, kita mencoba semaksimal mungkin melayani mereka. Karena mereka juga manusia biasa seperti kita,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan
Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat
Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak
Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
13.058 Aduan Warga Surabaya Tuntas Lewat Lapor Cak Eri
1.600 Pelamar Berebut 450 Loker, Gambaran Ketatnya Persaingan Kerja di Surabaya

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:08 WIB

ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat

Rabu, 30 September 2026 - 09:13 WIB

Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB