Pemkot Surabaya Kembali Perbaiki Fasilitas di Hotel Asrama Haji

- Publisher

Selasa, 1 Februari 2022 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Pemkot Surabaya melakukan renovasi Hotel Asrama Haji /dok. Diskominfo Surabaya

i

Petugas dari Pemkot Surabaya melakukan renovasi Hotel Asrama Haji /dok. Diskominfo Surabaya


Bicarasurabaya.com – Sejak awal Januari 2022 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan perbaikan sejumlah fasilitas di Hotel Asrama Haji (HAH), Sukolilo, Surabaya.

Pasalnya, tempat tersebut dipakai lagi sebagai tempat karantina pasien Covid-19. Hal itu dilakukan seiring dengan naiknya kasus Covid-19 di Kota Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun memastikan, bahwa sejak awal Januari 2022 itu, jajaran pemkot sudah memperbaiki Gedung Zam-zam, karena memang ada beberapa bagian bangunan gedung yang rusak. Perbaikan itu terus dilakukan hingga saat ini, meskipun pasien Covid-19 terus berdatangan ke tempat isolasi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, beberapa bagian di bangunan itu memang sedang kami perbaiki hingga saat ini. Insyallah beberapa hari ke depan Gedung Zam-zam sudah selesai direnovasi. Lalu akan dilanjutkan di Gedung Shofa. Namun, renovasi itu lebih banyak dilakukan di luar kamar, karena yang banyak rusak memang di luar kamar. Kalau kamar-kamarnya yang ditempati para pasien itu tentu sangat layak huni,” kata Ridwan, Selasa (1/2/2022).

Baca Juga:  Gerak Cepat Bersihkan Sampah Pendemo, Bu Risma Trending di Twitter

Menurut Ridwan, pada tahun 2021 lalu, tepatnya saat puncak gelombang 2 Covid-19, dua gedung karantina yakni, Zam-zam dan Shofa menjadi rebutan banyak orang, karena memang kamarnya bagus seperti hotel dan fasilitasnya lengkap. Setelah puncak gelombang 2 Covid-19 landai, hingga Surabaya masuk level 1, dan HAH saat itu sudah tidak berpenghuni

“Nah, saat landai itu sepertinya kurang diperhatikan bangunannya, sehingga beberapa ada yang rusak. Makanya, ketika ada lonjakan kasus lagi seperti sekarang, kita cek lagi dan ternyata banyak yang harus diperbaiki, sehingga teman-teman pemkot mengejar perbaikannya mulai awal Januari itu, karena ini juga untuk antisipasi lonjakan kasus,” kata dia.

Oleh karena itu, apabila ada pasien yang kurang puas dengan fasilitas gedung itu hingga cerita dan viral di Twitter, ia pun memakluminya. Sebab, hingga saat ini memang masih dalam perbaikan.

Bahkan, Ridwan pun memastikan, bahwa berbagai pelayanan di HAH terus dievaluasi secara berkala. Tujuannya hanya untuk melayani warga dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Hasil Kolaborasi, Wali Kota Risma Terima 29 Sertifikat Aset Pemkot
Petugas dari Pemkot Surabaya melakukan renovasi Hotel Asrama Haji /dok. Diskominfo Surabaya
Petugas dari Pemkot Surabaya melakukan renovasi Hotel Asrama Haji /dok. Diskominfo Surabaya

Dia juga mengaku sudah membaca cuitan salah satu pasien HAH yang cerita panjang lebar di Twitter. Menurutnya, sejak awal pasien tersebut memang tidak mau diajak isolasi di HAH, sehingga tak heran jika semuanya dianggap tidak sempurna.

“Ya mohon maaf, mungkin ada yang menilai sesuatu itu dengan kadar biasa, ada juga yang menilai harus perfect dan sebagainya, dan kita tidak bisa sampai se-perfect itu,” imbuhnya.

Ridwan juga menjelaskan, apabila pasien tersebut mengkritik tentang pelayanannya, hal itu karena petugas yang ada di sana jumlahnya berkurang jika dibandingkan saat gelombang II lalu. Sehingga disesuaikan dengan pasien yang dilayani. Makanya, berbagai pelayanannya terus dievaluasi dan akan ditingkatkan.

“Kalau makan memang karena pasien banyak, satu sisi petugas mungkin kurang. Sambil jalan kita evaluasi mana kekurangan tersebut. Termasuk kemarin belum ada senam, sekarang sudah ada senam setiap pagi. Evaluasi terus,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Selamatkan 2 Anak Korban Kekerasan, Siapkan Sekolah dan Trauma Healing

Sedangkan terkait dengan nakes yang slow respon, Ridwan menjelaskan, bahwa ada kemungkinan nakes tersebut sedang menangani pasien yang lain. Oleh karena itu penanganan atau responsnya sedikit lama.

“Slow respon itu kita tidak bisa menilai 1 orang semuanya seperti itu. Mungkin ketika dia butuh nakes, nakesnya sedang mengecek yang lain. Mungkin saat dia butuh, agak lama, karena nakesnya juga melakukan penanganan yang lain. Jadi, mohon bersabar. Yang pasti, pemkot akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga, terutama yang menjalani isolasi di HAH,” pungkasnya.

Sebagaimana dilansir dalam laman resmi kemenag.go.id, bahwa UPT Asrama Haji Surabaya merupakan satu di antara fasilitas milik Kementerian Agama (Kemenag) RI yang difungsikan untuk operasional pelaksanaan ibadah haji.

Seiring berjalannya waktu, Asrama Haji kemudian berkembang sebagai sarana akomodasi yang dapat digunakan oleh masyarakat umum. Sarana ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pendidikan, keagamaan, sosial, ekonomi dan kegiatan lainnya yang bersifat positif. (BS02)

Berita Terkait

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan
Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat
Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak
Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
13.058 Aduan Warga Surabaya Tuntas Lewat Lapor Cak Eri
1.600 Pelamar Berebut 450 Loker, Gambaran Ketatnya Persaingan Kerja di Surabaya

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Keren! 5 Polisi Jatim Jadi Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:08 WIB

ASN Surabaya Bakal Layani Warga dari Balai RW, Urusan Publik Makin Dekat

Rabu, 30 September 2026 - 09:13 WIB

Dari Jalanan ke Mesin Jahit, Ikhtiar Pemkot Surabaya Menjaga Masa Depan Anak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB