Pembuatan Crossing Saluran Air di Kedung Cowek Segera Rampung

- Publisher

Jumat, 10 Desember 2021 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembuatan crossing saluran air di Kedung Cowek memasuki tahap pengecoran jalan  /Ist

i

Pembuatan crossing saluran air di Kedung Cowek memasuki tahap pengecoran jalan /Ist


Bicarasurabaya.com – Pembuatan crossing saluran air yang berada di Jalan Kedung Cowek, Kelurahan Gading, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya akan segera rampung. Saluran ini akan berfungsi untuk mengurangi debit air ketika hujan turun di kawasan Jalan Kenjeran.

Hal ini sesuai dengan arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menginginkan agar pengerjaan crossing saluran air di kawasan Jalan Kedung Cowek harus selesai secepat mungkin. Karena, dia tak ingin warga yang biasa melalui jalan tersebut menjadi terganggu.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Erna Purnawati mengatakan, setengah dari pengerjaan pembuatan saluran air di kawasan Jalan Kedung Cowek di sisi timur telah selesai. Artinya, warga yang biasa melintas di kawasan tersebut tidak akan terganggu.

“Kemarin malam (Kamis, 9/12/2021) total 8 box culvert sudah tertanam,” kata Erna sapaan lekatnya, Jumat (10/12/2021).

Erna juga mengaku, jika pihaknya tidak mengalami kendala selama proses pengerjaan pembuatan saluran air tersebut. Sehingga, usai melakukan penanaman box, pihaknya langsung melakukan pengecoran overtopping agar bisa dilalui oleh kendaraan. “Karena tidak ada kendala utilitas, tadi malam bisa kita selesaikan cor overtoppingnya,” ungkap dia.

Usai dilakukan pengecoran, Erna menjelaskan, bahwa membutuhkan waktu selama dua hari agar warga bisa melewati jalan tersebut. Sebab, pihaknya membutuhkan waktu untuk menunggu cor beton mengering.

Baca Juga:  Daftar Nama Pejabat Tinggi Satpol PP Surabaya Pasca Penerapan SOTK Baru Tahun 2022

“Setelah itu diaspal, kurang lebih membutuhkan waktu satu jam. Senin (13/12/2021), Insya Allah sudah bisa dilewati,” jelas dia.

Erna menerangkan, bila mengacu pada target selesai pengerjaan pembuatan saluran air tersebut, pihaknya membutuhkan waktu selama 14 hari. Namun, apabila Senin (13/12/2021) pengerjaan saluran air tersebut rampung, maka waktu yang dibutuhkan lebih cepat dari target.

“Kalau Senin sudah selesai, berarti lebih cepat dari yang direncanakan. Artinya, 10 hari sudah selesai,” terang dia.

Baca Juga:  Badan Kebudayaan Nasional dan Eri Cahyadi Siap Bangun Surabaya Jadi Kota Berkarakter

Sedangkan untuk saluran air di kawasan Jalan Setro dan Jalan Kenjeran Kota Surabaya, Erna menerangkan, bahwa saluran air di kawasan tersebut sudah dilakukan normalisasi. Upaya ini diharapkan dapat mengatasi genangan yang biasa merendam kawasan tersebut.

“Saluran di Jalan Setro dan tepi Jalan Kenjeran sudah di normalisasi. Sehingga air sudah bisa mengalir di saluran Kedung Cowek atau Kali Jeblokan,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB