Ratusan Warga Terjaring Razia Tim Swab dan Vaksin Hunter

- Publisher

Minggu, 3 Oktober 2021 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelanggar protokol kesehatan dilakukan pemeriksaan swab /Ist

i

Pelanggar protokol kesehatan dilakukan pemeriksaan swab /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar swab dan vaksin hunter di 31 kecamatan se-Kota Surabaya, Sabtu (2/10/2021) malam. Bersama TNI dan Polri, tim ini bergerak serentak menyasar pusat-pusat keramaian dan semua orang yang beraktivitas di luar rumah.

Hasilnya, ada sebanyak 846 warga yang terjaring Swab Hunter di 31 kecamatan. Namun, hasil pemeriksaan swab seluruh warga itu dinyatakan negatif Covid-19.

Sedangkan untuk Vaksin Hunter, berhasil menjaring sekitar 712 warga yang belum menerima suntikan vaksin. Mereka pun langsung diarahkan mengikuti vaksinasi di titik lokasi yang telah ditentukan atau puskesmas terdekat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, bahwa sejak Sabtu (2/10/2021) malam, pemkot bersama TNI dan Polri mulai memberlakukan Swab dan Vaksin Hunter. Ini sebagaimana arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menginginkan agar warga tetap disiplin protokol kesehatan, meski beberapa sektor usaha mulai beroperasi.

Baca Juga:  Langgar Perda dan Timbulkan Kerumunan, Replika Boneka Squid Game di Jalan Tunjungan Dibongkar

“Di Surabaya mulai diberlakukan tadi malam dan seterusnya dihidupkan lagi Swab dan Vaksin Hunter. Ketika dalam penegakan prokes itu ditemukan ada yang melanggar, maka dia diswab. Dan, kalau belum vaksin, maka dia dilakukan vaksin malam itu juga,” kata Irvan Widyanto saat dihubungi, Minggu (3/10/2021).

Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya ini juga menyatakan, bahwa kegiatan Swab dan Vaksin Hunter bakal rutin dilaksanakan. Bahkan, dalam satu pekan, tim ini akan berkeliling maksimal tiga hari.

Baca Juga:  Terima Beasiswa MBUS Mendikbudristek, Tiga Mahasiswa UK Petra Kuliah Gratis di Luar Negeri

“Jadi tiga pilar kecamatan itu akan bergerak di masing-masing wilayahnya dibantu dengan Puskesmas. Kita lakukan secara reguler dan rutin,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Surabaya bersama TNI dan Polri akan terus memasifkan percepatan vaksinasi. Nah, salah satu upaya yang saat ini digencarkan adalah melalui giat Vaksin Hunter.

“Bagaimanapun juga percepatan vaksinasi harus terus dilakukan. Karena itu keinginan Pak Wali Kota yang paling utama untuk meningkatkan cakupan vaksinasi,” tuturnya.

Di samping itu, mantan Kepala Satpol PP Kota Surabaya ini juga menyebutkan, bahwa Tim Vaksin Hunter itu jangkauannya luas. Apalagi untuk memasifkan capaian vaksinasi, tim ini dapat mengambil strategi door to door atau mendatangi langsung ke rumah-rumah warga.

Baca Juga:  Tim Swab Hunter Terus Beraksi, Semalam Jaring 213 Pelanggar Prokes

“Vaksin Hunter itu cukup luas, bisa juga door to door. Kalau misal ada satu RT belum vaksin, bisa ke sana. Misal dalam satu resto atau unit tertentu mendapati ada yang belum vaksin, maka akan dilakukan vaksin,” imbuhnya.

Untuk saat ini, Irvan menyatakan, bahwa warga yang terjaring Tim Swab dan Vaksin Hunter, akan diarahkan ke puskesmas terdekat. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan akan memanfaatkan mobil vaksin milik Polrestabes Surabaya.

“Untuk sementara diarahkan ke puskesmas. Tapi ke depan tidak menutup kemungkinan pakai mobil vaksin Polrestabes Surabaya. Sasarannya adalah siapapun yang beraktivitas di luar rumah,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB