Kantor PDPS Disiapkan jadi Alternatif Lokasi Relokasi Pedagang Pasar Kembang

- Publisher

Selasa, 24 Agustus 2021 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca peristiwa kebakaran di Pasar Kembang Surabaya /dok. Humas Pemkot Surabaya

i

Pasca peristiwa kebakaran di Pasar Kembang Surabaya /dok. Humas Pemkot Surabaya


Bicarasurabaya.com – Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) Kota Surabaya tengah menyiapkan beberapa alternatif lokasi untuk relokasi sementara pedagang Pasar Kembang. Ini dilakukan pasca terjadinya kebakaran di stan los lantai dua Pasar Kembang Surabaya pada Minggu (22/8/2021).

Humas PD Pasar Surya, Jaini mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tiga alternatif tempat untuk lokasi relokasi sementara bagi pedagang Pasar Kembang yang terdampak kebakaran. Yakni, Pasar Babakan, Pasar Tambah Rejo dan lantai satu kantor PD Pasar Surya.

“Ada 3 alternatif (tempat) yang diwacanakan. Di (lantai satu) Kantor PD Pasar Surya itu kita juga punya ruangan luas, dan Insya Allah mampu menampung seluruh pedagang (Pasar Kembang) lantai dua,” kata Jaini, Senin (23/8/2021).

Namun sebelum direlokasi, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada para pedagang. Saat ini, PDPS masih menunggu hasil Laboratorium Forensik (LabFor) kepolisian terkait penyebab kebakaran Pasar Kembang.

“Kita sementara menunggu labfor untuk identifikasi penyebab kebakaran. Setelah ini kita menentukan langkah-langkah teknis keberlangsungan pedagang, supaya tetap berjualan di pasar,” katanya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai berapa banyak kerugian, Jaini menyatakan masih melakukan pendataan. Namun yang pasti, konsentrasi PD Pasar Surya saat ini adalah berupaya agar para pedagang itu tetap dapat berjualan.

Baca Juga:  Kebakaran Gunung Buthak Malang Meluas, Pendakian 3 Gunung Ditutup

“Sementara jumlah kerugian kita masih mendata. Konsentrasi kita adalah bagaimana perekonomian tetap jalan, pedagang dapat berjualan kembali. Dan, kemungkinan akan kita relokasi atau carikan tempat untuk penampungan sementara,” ungkap pria yang pernah menjadi redaktur surat kabar di Surabaya ini.

Ia menambahkan, akibat insiden kebakaran yang berlangsung pada Minggu (22/8/2021), setidaknya ada 200 stan los pedagang di lantai dua yang terdampak. Jumlah tersebut tidak terhitung dengan para pedagang. Sebab, satu pedagang di Pasar Kembang itu bisa memiliki dua sampai tiga stan los.

Baca Juga:  Karhutla Bromo Meluas Jadi 899 Hektare, Water Bombing Terkendala Cuaca

“Kita masih akan diskusikan kembali dengan para pedagang terkait jam operasional. Apakah jam operasional pedagang itu mengikuti jam operasional di tempat relokasi nanti. Apakah bisa buka malam atau pagi sampai sore,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB