Bicarasurabaya.com – Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) Kota Surabaya tengah menyiapkan beberapa alternatif lokasi untuk relokasi sementara pedagang Pasar Kembang. Ini dilakukan pasca terjadinya kebakaran di stan los lantai dua Pasar Kembang Surabaya pada Minggu (22/8/2021).
Humas PD Pasar Surya, Jaini mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tiga alternatif tempat untuk lokasi relokasi sementara bagi pedagang Pasar Kembang yang terdampak kebakaran. Yakni, Pasar Babakan, Pasar Tambah Rejo dan lantai satu kantor PD Pasar Surya.
“Ada 3 alternatif (tempat) yang diwacanakan. Di (lantai satu) Kantor PD Pasar Surya itu kita juga punya ruangan luas, dan Insya Allah mampu menampung seluruh pedagang (Pasar Kembang) lantai dua,” kata Jaini, Senin (23/8/2021).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun sebelum direlokasi, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada para pedagang. Saat ini, PDPS masih menunggu hasil Laboratorium Forensik (LabFor) kepolisian terkait penyebab kebakaran Pasar Kembang.
“Kita sementara menunggu labfor untuk identifikasi penyebab kebakaran. Setelah ini kita menentukan langkah-langkah teknis keberlangsungan pedagang, supaya tetap berjualan di pasar,” katanya.
Sementara itu, saat disinggung mengenai berapa banyak kerugian, Jaini menyatakan masih melakukan pendataan. Namun yang pasti, konsentrasi PD Pasar Surya saat ini adalah berupaya agar para pedagang itu tetap dapat berjualan.
“Sementara jumlah kerugian kita masih mendata. Konsentrasi kita adalah bagaimana perekonomian tetap jalan, pedagang dapat berjualan kembali. Dan, kemungkinan akan kita relokasi atau carikan tempat untuk penampungan sementara,” ungkap pria yang pernah menjadi redaktur surat kabar di Surabaya ini.
Ia menambahkan, akibat insiden kebakaran yang berlangsung pada Minggu (22/8/2021), setidaknya ada 200 stan los pedagang di lantai dua yang terdampak. Jumlah tersebut tidak terhitung dengan para pedagang. Sebab, satu pedagang di Pasar Kembang itu bisa memiliki dua sampai tiga stan los.
“Kita masih akan diskusikan kembali dengan para pedagang terkait jam operasional. Apakah jam operasional pedagang itu mengikuti jam operasional di tempat relokasi nanti. Apakah bisa buka malam atau pagi sampai sore,” pungkasnya. (BS02)









