Polisi Tindaklanjuti Insiden di Posko Penyekatan Suramadu saat Dini Hari

- Publisher

Jumat, 18 Juni 2021 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak/ist

i

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak/ist


Bicarasurabaya.com – Sebuah insiden terjadi antara masyarakat dengan Satgas Covid-19. Peristiwa inipun sempat terekam kamera handphone dan tersebar luas di media sosial. Diduga peristiwa ini terjadi di posko penyekatan Suramadu sisi Surabaya sekitar pukul 03.00 WIB, Jum’at (18/6/2021).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyanigrum mengatakan, bahwa insiden ini terjadi lantaran adanya miss komunikasi. Menurutnya, saat itu warga tidak sabar menunggu antrean sehingga terjadi keributan.

“Tadi karena semua masyarakat ingin cepat dilayani, tidak sabar, buru-buru sehingga terjadi miss. Namun kami, aparat yang ada di sini segera melakukan, mengurai kepadatan tersebut,” kata AKBP Ganis kepada awak media di sela meninjau penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya, Jum’at (18/6/2021).

Meski demikian, AKBP Ganis menyatakan, tidak ada dampak atau kerugian material yang ditimbulkan dari adanya insiden ini. Namun, atas peristiwa itu, beberapa warga yang melintas tidak sempat dilakukan swab. “Tapi mungkin ada beberapa masyarakat tidak sempat dilakukan swab. Sehingga kita tidak menjamin dia sehat atau tidak,” katanya.

Saat ini, petugas kepolisian sedang menindaklanjuti insiden ini. Bahkan, polisi sudah meminta keterangan saksi-saksi di lokasi. Ganis menyebut, peristiwa ini diduga dipicu karena alasan warga sedang buru-buru bekerja.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Puskesmas di Surabaya Beroperasi 24 Jam Nonstop

“Sedang kita tindak lanjuti. Alasannya cepat-cepat buru-buru untuk bekerja. Semua ingin cepat, ingin dilayani karena mengejar bekerja. Kami masih mintai keterangan dulu. Masih kita tindak lanjuti sambil menunggu perintah pimpinan,” tegasnya.

Untuk mencegah peristiwa ini terulang, Ganis menyatakan telah menyiagakan petugas selama 24 jam. Ini sesuai dengan kebijakan pelaksanaan penyekatan di Suromadu yang berlangsung 24 jam, baik dari sisi menuju Madura maupun Surabaya.

“Antisipasi kita lakukan. Anggota bertugas 24 jam. Tadi pagi volume kendaraan yang mungkin di luar prediksi kita. Kita menunggu petunjuk dari pimpinan, dan akan dievaluasi berapanya (personel),” ungkapnya.

Baca Juga:  Mulai Berlakukan PPKM, Mal di Surabaya Boleh Buka Sampai Pukul 20.00 WIB

Pihaknya berharap, semua masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19. Apalagi kasus mutasi varian baru Covid-19 sebelumnya juga ditemukan dari hasil penyekatan di Suromadu.

“Kita berharap semua masyarakat harus waspada. Apa lagi dengan kasus positif yang semakin bertambah, varian baru ada. Kami berharap masyarakat kooperatif mengikuti prosedur yang ada di pos penyekatan dan tetap bersabar,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB