Pembelajaran Tatap Muka Bakal Digelar Juli 2021, Hanya Diikuti 25 Persen Siswa

- Publisher

Jumat, 16 April 2021 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri Cahyadi, saat menjadi guru dalam simulasi pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 1 Surabaya /Ist

i

Wali Kota Eri Cahyadi, saat menjadi guru dalam simulasi pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 1 Surabaya /Ist


Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya terus mematangkan mekanisme rencana pembelajaran tatap muka di sekolah. Rencananya sekolah tatap muka ini bakal digelar pada Juli 2021 mendatang dengan diikuti maksimal 25 persen siswa.

Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terkait mekanisme pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Namun sebelumnya, setelah Hari Raya Idul Fitri, pihaknya bakal melakukan ujicoba atau simulasi terlebih dahulu untuk SD-SMP se-Surabaya.

“Nanti yang jelas uji cobanya itu 25 persen dahulu. Tentunya ini bertahap ya. Siswa-siswi yang ikut simulasi juga bergiliran. Kita selalu bersinergi dengan pemprov melihat arahannya seperti apa. Itu yang kita jalankan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, usai simulasi pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Surabaya, Jum’at (16/4/2021).

Cak Eri – sapaan akrab Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan, untuk pelaksanaan sekolah tatap muka ini berlaku bagi jenjang SD-SMP swasta maupun negeri. Ia juga memastikan, ketika sekolah tatap muka diberlakukan tentunya sudah sesuai dengan standar protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Ya seperti ada pencuci tangan, mengenakan masker itu tetap diwajibkan. Kemudian kami lakukan terus pemantuan dan evaluasi tiap sepekan seperti apa perkembangannya,” jelas dia.

Bahkan, orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya itu menambahkan, seluruh guru yang datang ke sekolah sudah disuntik vaksin. Dari situlah, dia meyakinkan kepada para orang tua bahwa rencana sekolah tatap muka berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga:  Surabaya Bagi 1.412 Beasiswa untuk Pelajar TK Hingga SMP Penghafal Kitab Suci

“Alhamdulillah seluruh guru sudah dilakukan vaksin, sehingga ini yang menjadi keyakinan kita. Dan tetap menjaga prokes,” urai dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Supomo menambahkan, untuk memastikan kembali semua sekolah sudah sesuai standar protokol kesehatan, jajaran Dispendik akan melakukan pengecekan pada setiap sekolah. Hal itu untuk memastikan agar semua sudah sesuai dengan standar protokol kesehatan.

“Sekolah itu kita wajibkan sudah harus melakukan simulasi dengan kapasitas 25 persen ya. Jadi sebelum mengarah pada pembukaan sekolah, maka harus simulasi,” kata Supomo.

Baca Juga:  Wali Kota Risma Terus Kembangkan Kampung Surabaya Jadi Tempat Wisata

Namun, kata Supomo, apabila wali murid belum berkenan anaknya mengikuti sekolah tatap muka, maka Dispendik juga tetap melayani pembelajaran dengan menggelar secara daring atau virtual. Oleh sebab itu, dalam kegiatan ini Dispendik melibatkan para pakar untuk melakukan pendampingan. Tujuannya, supaya rencana pembukaan sekolah tatap buka ini memiliki kajian yang mendalam.

“Dan tentunya secara medis dibenarkan. Itu berlaku untuk semua sekolah SD-SMP se-Surabaya ya tanpa terkecuali,” pungkas dia. (BS02)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB