Ini Visi-Misi Cak Eri dalam Membangun Surabaya 5 Tahun ke Depan

- Publisher

Rabu, 31 Maret 2021 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya saat diskusi di PWI Jatim/ist

i

Wali Kota Surabaya saat diskusi di PWI Jatim/ist


Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri acara ‘Diskusi Hari Pers Nasional 2021, Membangun Surabaya 5 Tahun ke Depan’ yang digelar oleh PWI Jawa Timur, Rabu (31/3/2021). Acara yang digelar di kantor PWI Jatim JalanTaman Apsari nomor 17 Surabaya itu diikuti oleh pengurus PWI, sejumlah pemimpin redaksi dan awak media.

Bahkan, acara tersebut juga disiarkan via zoom yang diikuti oleh pengurus PWI di berbagai daerah di Jawa Timur. Selain Wali Kota Eri, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono dan Wakil Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim juga menjadi pembicara dalam diskusi tersebut.

Pada kesempatan itu, Cak Eri memastikan bahwa dalam membangun sebuah kota, prinsipnya adalah keterlibatan warga dan gotong-royong warganya, termasuk pula insan media, itu bisa membawa kota itu menjadi kota yang hebat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Makanya, ketika saya sudah memaparkan visi-misi saya ke depan, saya harapkan teman-teman PWI Jatim bisa ikut mengawal ini, karena insyallah tidak ada pemerintahan yang sempurna, bisa sempurna jika masyarakatnya ikut menjadi bagian dalam pembangunan, sehingga kalau ada yang salah bisa diingatkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Jelang Pilkada 2020, Pemkot Surabaya Terima Kunker Komisi II DPR RI

Selanjutnya dia menjelaskan tentang visi-misi pembangunan Surabaya lima tahun ke depan. Ia memastikan visinya adalah gotong royong menuju Surabaya kota  dunia yang maju, humanis, dan  berkelanjutan. “Setidaknya ada lima misi yang akan saya lakukan ke depan,” tegasnya.

Misi yang pertama adalah mewujudkan  perekonomian inklusif  untuk meningkatkan  kesejahteraan rakyat  dan pembukaan  lapangan kerja baru  melalui penguatan  kemandirian ekonomi  lokal, kondusifitas iklim investasi , penguatan  daya saing Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antar pulau serta internasional.

Misi kedua adalah membangun Sumber  Daya Manusia (SDM) unggul, sehat jasmani dan rohani,  produktif, serta berkarakter melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Baca Juga:  Ojol Wanita di Surabaya Diajari Usaha Menjahit oleh Pemkot

Misi ketiga adalah memantapkan melalui ketersediaan infrastruktur dan utilitas kota yang  modern berkelas dunia serta berkelanjutan. Keempat adalah memantapkan  transformasi  birokrasi yang  bersih, dinamis, dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dan kelima adalah menciptakan ketertiban, keamanan, kerukunan sosial, dan kepastian hukum yang  berkeadilan.

“Jadi, tujuan saya hanya satu bagaimana mensejahterakan warga Surabaya. Makanya, boleh dibilang saya saat ini bergerak habis-habisan untuk mensejahterakan dulu masyarakat Surabaya,” kata dia.

Ia pun mencontohkan beberapa program yang dalam waktu dekat sudah akan dilakukan. Salah satunya ketika masyarakat sakit, jangan sampai mereka tambah miskin hanya karena sakitnya, makanya dia pun mengeluarkan kebijakan warga Surabaya berobat cukup menunjukkan KTP.

“Kita juga terus mendorong tumbuhnya investasi di Surabaya. Tapi dengan syarat 60 persen tenaga kerjanya berasal dari warga Surabaya, ini demi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Baca Juga:  Pengerjaan Box Culvert Dukuh Kupang Sebabkan Banjir, Wali Kota Eri Minta Maaf kepada Warga

Cak Eri juga menjelaskan tentang programnya dalam mendorong UMKM ke depannya. Ia menjelaskan nantinya kue-kue untuk rapat di lingkungan pemkot, harus mengambil dari produk UMKM. Bahkan, ia terus mendorong para pejabat di pemkot harus menggunakan produk-produk dari UMKM.

“Jadi, ketika masuk kantor, fardu ain mereka menggunakan produk UMKM, seperti batiknya dan sebagainya, kalau sudah keluar kantor silahkan menggunakan pakaian lain tidak apa-apa,” tegasnya.

Setelah menjelaskan berbagai program yang akan dilakukannya selama lima tahun ke depan, ia lagi-lagi menggaris bawahi bahwa tujuan akhirnya adalah kesejahteraan warga Kota Surabaya. Makanya, dia pun sangat berharap masukan dari PWI Jawa Timur untuk mengawal berbagai programnya itu.

“Saya harap masukan dari teman-teman PWI Jatim ini,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB