Bayu Skak Kulonuwun ke Pemkot Jelang Syuting Film ‘Lara Ati’

- Publisher

Rabu, 10 Maret 2021 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayu Skak saat bertemu Wawali Surabaya/bicarasurabaya.com

i

Bayu Skak saat bertemu Wawali Surabaya/bicarasurabaya.com


Bicarasurabaya.com – Aktor yang juga sutradara, Bayu Skak, bakal memproduksi film drama komedi berjudul “Lara Ati” di Kota Surabaya. Karena lokasi syutingnya di Kota Pahlawan, ia bersama timnya kulonuwun ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Ia pun disambut dengan hangat oleh Wakil Wali Kota Surabaya Armuji di ruang kerjanya, Balai Kota Surabaya, Rabu (10/3/2021).

Seusai pertemuan itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji atau Cak Ji mengaku sangat senang karena hari ini kedatangan Bayu Skak dan timnya di Balai Kota Surabaya. Ia juga memastikan bahwa Bayu Skak sudah tidak asing lagi di dunia perfilman Indonesia, ia juga terkenal dengan film ‘Yowes Ben’nya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka datang ke kantor saya dan kulonuwun, karena mereka ingin membuat film yang proses syutingnya di Kota Surabaya dengan judul ‘Lara Ati’. Kami menyambut dengan senang hati dan kami menyampaikan terimakasih karena mengambil lokasi syuting di Surabaya,” kata Cak Ji.

Baca Juga:  Tekan Global Warming, Cak Ji Pimpin Penanaman Pohon Kemiri Sunan di Green Belt TPA Benowo

Sementara itu, Bayu Skak mengatakan kedatangannya ke Balai Kota Surabaya memang untuk kulonuwun, karena bagaimana pun kalau orang Jawa mau melakukan sesuatu harus kulonuwun.

“Saya sampaikan terimakasih karena saya sudah diijinkan untuk kulonuwun dulu ke sini,” kata Bayu Skak.

Ia juga menjelaskan bahwa film berjudul ‘Lara Ati’ ini dibuat untuk mengangkat Surabaya-nya. Sebab, film sebelumnya berjudul ‘Yowes Ben’ bisa berhasil dan menjadikan kesan kedaerahan itu juga bisa keren.

Film itu syutingnya di Malang dan ketika dia mendapatkan kesempatan untuk bikin film lagi, dia pun ingin mengangkat Jawa Timurnya. “Dan Jawa Timur itu tidak lepas dari Surabaya-nya,” kata Bayu Skak.

Baca Juga:  Jelang Pelantikan, Armuji Ziarah ke Makam Ayahanda dan Sungkem Minta Doa Restu Ibu

Oleh karena itu, ia juga memastikan bahwa proses syutingnya nanti akan full di Kota Pahlawan, karena dia ingin mengangkat berbagai hal tentang Suarbaya, mulai dari Ludruknya, ikon-ikon uniknya seperti Taman Bungkul, dan juga kulinernya, serta hal-hal lainnya.

“Pemain-pemain filmnya juga banyak dari Surabaya, seperti Cak Kartolo, Cak Sapari, Ning Tini, dan Eko Londo. Kami start syuting tanggal 15 Maret 2021 dan saat ini kami masih prepare,” ujarnya.

Bayu juga memastikan bahwa pada saat syuting film ini akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Bahkan, nantinya akan ada tiga ring, mulai ring satu, dua dan tiga.

Baca Juga:  Pantau Penerapan JKS, Wawali Surabaya Kunjungi RS Swasta

“Nah, ketika ring tiga itu orang luar tidak boleh masuk dan orang yang sudah berada di dalam, mau keluar juga susah, dan kami pastikan orang yang ada di dalam itu sudah di swab PCR tiga hari sekali,” tegasnya.

Ia juga berharap dengan film yang syuting di Surabaya ini disertai dengan logat Jawa Timuran yang kental, akan semakin mewarnai perfilman di Indonesia. Apalagi, nanti hampir 100 persen bahasanya Jawa Timuran, sehingga para pemain yang berasal dari Jakarta saat ini belajar intens Bahasa Jawa.

“Ini akan menjadi tontonan yang epic yang bisa mewarnai perfilman tanah air dengan nuansa Surabaya,” pungkasnya. (BS01)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB